Kompas.com - 25/08/2021, 11:54 WIB
Presiden Joko Widodo saat mengumumkan perpanjangan PPKM dengan sejumlah daerah yang kini turun level hingga 30 Agustus 2021, Senin (23/8/2021). YouTube/Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo saat mengumumkan perpanjangan PPKM dengan sejumlah daerah yang kini turun level hingga 30 Agustus 2021, Senin (23/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta agar roda perekonomian didorong untuk mengantisipasi dampak pandemi ke masyarakat.

Jokowi pun meminta Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk tidak hanya fokus menjaga inflasi, tapi juga turut berperan aktif dalam meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, hingga nelayan.

"Saya minta TPIP dan TPID tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja, tetapi juga harus pro aktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif," ujarnya dalam gelaran Rakornas Pengendalian Inflasi 2021, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Jokowi: Inflasi Rendah Bisa Saja Mengindikasikan Turunnya Daya Beli

Selain itu, sektor pertanian dinilai perlu ditingkatkan lagi kualitasnya agar dapat menciptakan nilai tambah. Pertanian menjadi salah satu sektor yang masih dapat tumbuh positif di tengah pelemahan ekonomi akibat pandemi.

Hal itu terefleksikan dengan masih tumbuhnya produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian pada kuartal I-2021 dan kuartal II-2021, masing-masing sebesar 2,95 persen secara year on year (yoy) dam 0,38 persen yoy.

"Saya yakin di kuartal III sektor pertanian juga masih tumbuh lebih baik lagi, karena potensi pasar tetap masih sangat besar, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor ke luar," kata Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Jokowi membeberkan sejumlah produk pertanian yang memiliki potensi besar, mulai dari porang, sarang burung walet, hingga edamame. Produk-produk tersebut dinilai masih memiliki potensi besar dalam pengembangannya.

Baca juga: Negara Tarik Utang Akibat Pandemi, Sri Mulyani: Kita Yakin Bisa Bayar Lewat Pajak

"Kita harus serius menggarap ini, bukan hanya untuk meningkatkan nilai tukar petani dan kesejahteraan petani, tetapi untuk menghasilkan sebuah lompatan, sehingga sektor pertanian memiliki kontribusi yang semakin besar dalam menggerakan mesin pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.