Kompas.com - 27/08/2021, 15:55 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (27/8/2021). Sementara itu, rupiah di akhir perdagangan pasar spot ditutup stagnan.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.041,36 atau turun 16,71 poin (0,28 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.058,08. Dari penguatan indeks tersebut, tercatat aksi beli bersih asing Rp 467,83 miliar di seluruh pasar.

Sebanyak 184 saham melaju di zona hijau dan 320 saham di zona merah. Sedangkan 145 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 10,19 triliun dengan volume 19,3 miliar saham.

Baca juga: Pemerintah Patok Target Rp 21 Triliun dari Lelang SUN Pekan Depan

Adapun penyumbang penurunan IHSG sore ini antara lain sektor finance 0,9 persen, property 0,41 persen, dan consumer 0,11 persen. Asing catatkan aksi jual bersih tertinggi pada saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 57,9 miliar. BMRI ditutup melemah di level Rp 5.800 per saham, dengan volume 17,9 juta saham dan total transaksi Rp 103,8 miliar.

Menyusul, saham Bank Jago (ARTO) yang juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BMRI sebesar Rp 37,9 miliar. Sepanjang hari ini ARTO mencatat total transaksi sebesar Rp 217,1 miliar dengan volume 13,9 juta saham. ARTO melemah 1,9 persen di level 15.525 per saham.

Saham Erajaya Swasembada (ERAA) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah ARTO, senilai Rp 30,2 miliar. ERAA sore ini terkoreksi 3,4 persen di level Rp 555 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 72,4 miliar dengan volume 129,5 miliar saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham Bukalapak (BUKA) dan Matahari Department Store (LPPF) sore ini masih mencatatkan aksi jual bersih tertinggi masing-masing Rp 61,8 miliar dan Rp 55,1 miliar. Saham BUKA sore ini ditutup menguat 0,57 persen di level Rp 875 per saham, sementara LPPF naik 3,21 persen di level Rp 2.570 per saham.

Baca juga: Blibli Siap Susul Bukalapak IPO, Bagaimana Prospek Saham Teknologi?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.