IHSG Sepekan Naik Tipis 0,18 Persen, Kapitalisasi Pasar Rp 7.281 Triliun

Kompas.com - 28/08/2021, 11:57 WIB
Ilustras: Suasana perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustras: Suasana perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan data perdagangan pasar modal selama sepekan terakhir periode 23-27 Agustus 2021 ditutup di zona merah.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu (28/8/2021), meski ditutup di zona merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan naik tipis 0,18 persen, menjadi di level 6.041,3 dari penutupan pekan sebelumnya yang di level 6.030,7.

Begitu pula dengan kapitalisasi pasar bursa yang menunjukkan total nilai saham emiten BEI tercatat naik tipis 0,19 persen, menjadi sebesar mencapai Rp 7.281,3 triliun dari pekan lalu yang sebesar Rp 7.267,7 triliun.

Baca juga: Bursa Kripto Rampung Akhir Tahun, Mendag Lutfi: Sekarang di Tahap Uji Coba Keamanan

Namun, pergerakan positif itu tak terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian yang turun 1,58 persen menjadi 1.435.231 kali transaksi dari penutupan pekan lalu sebanyak 1.458.268 kali transaksi.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 4,45 persen, menjadi 21,64 miliar saham dari pekan sebelumnya yang sebesar 22,65 miliar saham.

Rata-rata nilai transaksi harian bursa pun turun 16,58 persen, menjadi sebesar Rp 11,5 triliun dari Rp 13,9 triliun pada penutupan pekan lalu.

Sementara itu, investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 467,4 miliar. Sedangkan sepanjang tahun berjalan 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 21 triliun.

Adapun pada pekan ini, terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap II Tahun 2021 oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan nilai emisi sebesar Rp 673,5 miliar.

Baca juga: Pengertian Bursa Efek, Fungsi dan Instrumen yang Ada di Dalamnya

Dengan penerbitan itu, maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat di BEI sepanjang 2021 adalah 55 emisi dari 38 emiten senilai Rp 57,2 triliun.

Maka total keseluruhan emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI menjadi sebanyak 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 424,1 triliun dan 47,5 juta dollar AS yang diterbitkan oleh 125 emiten.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI ada sebanyak 156 seri dengan nilai nominal Rp 4.325 triliun dan 400 juta dollar AS. Sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 6,17 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Earn Smart
Persyaratan dan Cara Membuat Kartu Kredit BRI Terbaru

Persyaratan dan Cara Membuat Kartu Kredit BRI Terbaru

Whats New
Bandara Juanda Jadi Bandara Tersibuk Saat Mudik Lebaran 2022

Bandara Juanda Jadi Bandara Tersibuk Saat Mudik Lebaran 2022

Whats New
Bebas Biaya Tol, Apa Itu Jalan Tol Fungsional?

Bebas Biaya Tol, Apa Itu Jalan Tol Fungsional?

Whats New
Cara Perpanjang Paspor Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Cara Perpanjang Paspor Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Spend Smart
4 Cara Mencari ATM Bank BJB Terdekat dengan Mudah

4 Cara Mencari ATM Bank BJB Terdekat dengan Mudah

Whats New
Ingin Traveling Sambil Dapat Cuan? Simak Tipsnya

Ingin Traveling Sambil Dapat Cuan? Simak Tipsnya

Earn Smart
Cara Daftar dan Tips Agar Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 29

Cara Daftar dan Tips Agar Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 29

Whats New
Cara Daftar BRImo dengan Mudah Tanpa Harus ke Bank

Cara Daftar BRImo dengan Mudah Tanpa Harus ke Bank

Spend Smart
Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Whats New
Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.