KILAS

Kementan Klaim Produksi Pertanian Lokal Penuhi Kebutuhan Nasional dan Tekan Impor

Kompas.com - 28/08/2021, 12:57 WIB
KUNJUNGI—Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mendampingi Presiden Jokowi saat mengunjungi pabrik pengolahan porang di Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021). KOMPAS.COM/Dokumentasi Pemkab MadiunKUNJUNGI—Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mendampingi Presiden Jokowi saat mengunjungi pabrik pengolahan porang di Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).

Selain itu, kata dia, perlu juga sentuhan berbagai pihak dalam memperbaiki infrastruktur, informasi pasar, dan distribusi produk pertanian, di samping pemanfaatan teknologi pascapanen,

"Masalah ini sebenarnya butuh dukungan dari kementerian dan instansi lain, juga dukungan dari Pemda dan stakeholder yang ada," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Kolaborasi daerah

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Budi S Januardi menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banten siap berkolaborasi dengan Kementan sebagai leading sektor pembangunan pertanian Indonesia.

"Kami mendukung Kementan dalam membangun Infrastruktur pemasaran hasil pertanian maupun penanganan produknya. Alhamdulillah sudah kita inisiasi sebagai bentuk dukungan bagi pelaku utama dan pelaku usaha," katanya.

Baca juga: Hibahkan Alsintan ke Petani Kediri, Mentan SYL Yakin Bisa Genjot Produktivitas Pertanian

Budi menyebutkan, sejauh ini pihaknya sudah mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pandeglang Berkah Maju yang bergerak pada budidaya maupun pemasaran beras, jagung, sorgum, dan produk pertanian lainnya.

"Kami terus berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas pangan pokok untuk mempertahankan Pandeglang sebagai kontributor pangan beras terbesar bagi Provinsi Banten dan nasional,” katanya.

Dia menegaskan, upaya tersebut terus dilakukan dengan percepatan tanam dan pemberian bantuan bibit berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga berterima kasih atas fasilitas dan layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian yang diinisiasi Kementan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami berharap KUR pertanian menjadi solusi bagi para pelaku utama dan pelaku usaha sektor pertanian dalam memperkuat permodalan, sehingga dapat lebih berdaya saing dan meningkatkan kesejahteraannya," tuturnya.

Baca juga: Jaga Pasokan Air, Petani Bali Manfaatkan Program RJIT Kementan

Perlu diketahui, saat ini Kementan turut gencar mendorong pemanfaatan program KUR Pertanian yang disediakan pemerintah, kurang lebih Rp 70 triliun.

Kementan telah pula merumuskan 5 strategi cara bertindak (5CB) sektor pertanian, sebagai upaya penyediaan ketersediaan pangan dan pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid 19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pemberdayaan UMKM, Bank Mandiri Salurkan KUR Senilai Rp 14,41 Triliun Hingga April 2022

Dukung Pemberdayaan UMKM, Bank Mandiri Salurkan KUR Senilai Rp 14,41 Triliun Hingga April 2022

Rilis
GoTo: Pesanan di Tokopedia yang Diantar GoSend Melonjak Selama Ramadhan 2022

GoTo: Pesanan di Tokopedia yang Diantar GoSend Melonjak Selama Ramadhan 2022

Rilis
Harga Batu Bara Naik Signifikan, ITMG Kantongi Laba Bersih 213 Juta Dollar AS

Harga Batu Bara Naik Signifikan, ITMG Kantongi Laba Bersih 213 Juta Dollar AS

Whats New
PT KAI Imbau Penumpang Cermati Syarat Perjalanan Terbaru

PT KAI Imbau Penumpang Cermati Syarat Perjalanan Terbaru

Whats New
Operator Bandara Optimistis Syarat Perjalanan Udara Terbaru Bisa Naikkan Jumlah Penumpang Pesawat

Operator Bandara Optimistis Syarat Perjalanan Udara Terbaru Bisa Naikkan Jumlah Penumpang Pesawat

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Masih Wajib Gunakan PeduliLindungi?

Prokes Dilonggarkan, Masih Wajib Gunakan PeduliLindungi?

Whats New
Cek Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga Bank Mandiri

Cek Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga Bank Mandiri

Whats New
TURI Akan Tebar Dividen Rp 48 Per Saham

TURI Akan Tebar Dividen Rp 48 Per Saham

Whats New
Erick Thohir Jelaskan Penyebab Menumpuknya Utang BUMN Karya

Erick Thohir Jelaskan Penyebab Menumpuknya Utang BUMN Karya

Whats New
Pendaftar Sekolah Kedinasan Lanjut Tahap SKD, Kementerian PAN-RB: Tidak Ada Ruang Kecurangan

Pendaftar Sekolah Kedinasan Lanjut Tahap SKD, Kementerian PAN-RB: Tidak Ada Ruang Kecurangan

Whats New
IHSG Bergerak di Zona Merah, Rupiah Sentuh Rp 14.734 Per Dollar AS

IHSG Bergerak di Zona Merah, Rupiah Sentuh Rp 14.734 Per Dollar AS

Whats New
Aktivitas Belanja Online Kembali Naik, SiCepat Ekspres Catat 46 Persen Lonjakan Pengiriman Paket Lebaran

Aktivitas Belanja Online Kembali Naik, SiCepat Ekspres Catat 46 Persen Lonjakan Pengiriman Paket Lebaran

Whats New
Nikel Indonesia, Elon Musk, dan Peluang Bioekonomi

Nikel Indonesia, Elon Musk, dan Peluang Bioekonomi

Whats New
Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram Hari Ini

Earn Smart
Di G20 Menkop Teten Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Di G20 Menkop Teten Dorong Wirausaha Perempuan Tingkatkan Kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.