Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Seputar KA Bandara YIA: Harga Tiket, Rute, dan Jadwal Operasi

Kompas.com - 28/08/2021, 17:09 WIB
Muhammad Choirul Anwar

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah sudah menggelar soft launching pengoperasian Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (KA Bandara YIA) pada Jumat (27/8/2021) kemarin.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan langsung KA Bandara YIA di Stasiun KA Bandara YIA, Kulonprogo, Yogyakarta.

Dalam peresmian tersebut, Luhut didampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hamengkubuwono X.

Baca juga: Luhut Sebut KA Bandara YIA Disiapkan untuk Meningkatkan Mobilitas

Para pejabat ini juga sempat menjajal KA Bandara YIA yang bermula dari Stasiun YIA, menuju Stasiun Wates, dan diakhiri di Yogyakarta tepatnya Stasiun Tugu.

Meski begitu, sampai saat ini KA Bandara YIA belum beroperasi untuk masyarakat umum. Berikut ini fakta seputar pengoperasian KA Bandara YIA.

Pembangunan KA Bandara YIA

Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian mulai membangun jalur KA Bandara YIA ini pada tahun 2019 dengan biaya investasi sekitar Rp 1,1 triliun.

Proyek KA Bandara YIA meliputi pembangunan jalur kereta dimulai dari Stasiun Kedundang ke arah Bandara YIA sepanjang 5,4 Km.

Jalur yang dibangun terdiri dari jalur at grade (di permukaan tanah) sepanjang 300 meter dan konstruksi jalur ganda layang sepanjang 5,1 Km serta 16 unit konstruksi jembatan.

Khusus untuk Stasiun KA di Bandara YIA dibangun oleh PT Angkasa Pura I (Persero) sedangkan fasilitas Stasiun KA Bandara disediakan oleh PT KAI (Persero).

Baca juga: KA Bandara YIA Bakal Layani 30 Perjalanan Per Hari, Mulai Kapan?

Kemenhub telah memastikan aspek keselamatan dari ka Bandara ini, dengan melakukan serangkaian pengujian dan sertifikasi kelaikan prasarana serta safety assessment terhadap prasarana jalur KA Bandara YIA.

Jadwal dan rute Bandara YIA

KA Bandara YIA dijadwalkan baru akan beroperasi secara komersial mulai September 2021. Hanya saja, sampai saat ini belum ada kepastian mengenai tanggal beroperasinya KA Bandara YIA.

Kendati demikian, sebelumnya Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menjelaskan bahwa untuk tahap awal pelaksanaan jadwal KA Bandara YIA akan terdapat 30 perjalanan KA per hari dengan waktu perjalanan 39 menit.

“PT KAI selaku operator kereta api akan menyiapkan 4 trainset dengan sistem untuk operasi, perawatan dan cadangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/8/2021) lalu.

Terkait rute KA Bandara YIA, dia menjelaskan nantinya KA ini akan berhenti di tiga stasiun pelayanan yaitu Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Wates dan Stasiun KA Bandara YIA dengan head way rata-rata 60 menit.

“Apabila kondisi penerbangan sudah normal maka frekuensi akan ditingkatkan bertahap sampai 56 perjalanan dengan headway rata rata 30 menit," jelasnya.

Baca juga: Hampir Rampung, Intip Penampakan Jalur Layang KA Bandara YIA

Sebelumnya, di Yogyakarta sebenarnya sudah terdapat KA Bandara yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Adisutjipto dengan Bandara YIA dalam sebuah rangkaian perjalanan kereta yang dinamai KA Bandara.

Beroperasi sejak 6 Mei 2019, KA Bandara saat itu dioperasikan dengan ‘menumpang’ di jalur Yogyakarta-Wojo-Kutoarjo-Kebumen.

Jalur tersebut diambil mengingat Stasiun Wojo adalah stasiun terdekat dari Bandara YIA. Jarak menuju YIA hanya 6,8 kilometer atau 13-15 menit berkendara dari Wojo.

Belum ada kereta yang langsung masuk ke YIA. Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke YIA bisa naik armada Damri.

Namun sejak adanya pandemi Covid-19, kereta tersebut sudah tidak lagi beroperasi. Kini, seiring adanya KA Bandara YIA di rute baru, belum ada kepastian mengenai kelanjutan operasional KA Bandara Yogyakarta di rute yang lama.

Tarif KA Bandara YIA

Tarif KA Bandara YIA yang baru akan beroperasi dipastikan berbeda dengan tarif KA Bandara Yogyakarta yang pernah beroperasi sebelumnya.

KA Bandara Yogyakarta yang lama sempat menerapkan tarif promo Rp 15.000 untuk tiket dari Stasiun Wojo menuju Stasiun Maguwo dan sebaliknya.

Seiring berjalannya waktu, tarif KA Bandara tersebut berubah menjadi Rp 25.000 untuk rute Yogyakarta-Wojo dan Rp 23.000 untuk rute Yogyakarta-Kebumen.

Kini, untuk tarif KA Bandara YIA yang baru, Pemerintah memutuskan adanya pemberian subsidi sehingga tiket yang dijual kepada masyarakat bisa lebih murah.

Adapun untuk tarif pada saat awal operasional pada September 2021 mendatang, akan diberlakukan tarif promo sebesar Rp 20.000.

Baca juga: Kemenhub Soft Launching Operasi KA Bandara YIA

Artinya, mulai September 2021 nanti masyarakat bisa beli tiket KA Bandara YIA seharga Rp 20.000 untuk sekali perjalanan.

Tarif ini sudah mendapat subsidi dari Pemerintah melalui skema Publik Service Obligation (PSO). Subsidi ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam memberikan layanan angkutan massal agar bisa dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Laba Bersih Emiten Toto Sugiri Melonjak 40 Persen pada 2023, Jadi Rp 514,2 Miliar

Laba Bersih Emiten Toto Sugiri Melonjak 40 Persen pada 2023, Jadi Rp 514,2 Miliar

Whats New
Ekonom: Pemilu Berdampak pada Stabilitas Ekonomi dan Sektor Keuangan di RI

Ekonom: Pemilu Berdampak pada Stabilitas Ekonomi dan Sektor Keuangan di RI

Whats New
Pertumbuhan Kredit dan Pendanaan Perbankan 2024 Diproyeksi Masih Baik di Tengah Ketidakpastian Global

Pertumbuhan Kredit dan Pendanaan Perbankan 2024 Diproyeksi Masih Baik di Tengah Ketidakpastian Global

Whats New
Konsultasi ESG Makin Dibutuhkan, Sucofindo Tingkatkan Layanan LVV

Konsultasi ESG Makin Dibutuhkan, Sucofindo Tingkatkan Layanan LVV

Whats New
Imbas Konflik Iran-Israel, Harga Pangan Bisa Meroket

Imbas Konflik Iran-Israel, Harga Pangan Bisa Meroket

Whats New
Gandeng BRI, BPKH Distribusikan Uang Saku Jemaah Haji Rp 665 Miliar

Gandeng BRI, BPKH Distribusikan Uang Saku Jemaah Haji Rp 665 Miliar

Whats New
Diskon Tiket Kereta Keberangkatan 22-30 April, Ini Cara Belinya

Diskon Tiket Kereta Keberangkatan 22-30 April, Ini Cara Belinya

Whats New
Pasar Modal 2024, 'Outlook' Cerah dengan Sektor Perbankan yang Dominan

Pasar Modal 2024, "Outlook" Cerah dengan Sektor Perbankan yang Dominan

Whats New
ID Food: Peran Perempuan dalam Ekosistem Pertanian dan Pangan Penting, Akses Modal dan Pasar Jadi Tantangan

ID Food: Peran Perempuan dalam Ekosistem Pertanian dan Pangan Penting, Akses Modal dan Pasar Jadi Tantangan

Whats New
BUMN PalmCo Garap Kebun Sawit Terluas di Dunia, Ini Luasnya

BUMN PalmCo Garap Kebun Sawit Terluas di Dunia, Ini Luasnya

Whats New
Iran-Israel Memanas, BPS: Keduanya Bukan Negara Mitra Dagang Utama Indonesia..

Iran-Israel Memanas, BPS: Keduanya Bukan Negara Mitra Dagang Utama Indonesia..

Whats New
AirNav Bantah Ada Pesawat Jatuh di Perairan Bengga Nagekeo NTT

AirNav Bantah Ada Pesawat Jatuh di Perairan Bengga Nagekeo NTT

Whats New
Nilai Ekspor RI Melesat 16,4 Persen jadi 22,43 Miliar Dollar AS

Nilai Ekspor RI Melesat 16,4 Persen jadi 22,43 Miliar Dollar AS

Whats New
KKP Siapkan Sistem untuk Pantau Kuota Penangkapan Benih Bening Lobster

KKP Siapkan Sistem untuk Pantau Kuota Penangkapan Benih Bening Lobster

Whats New
Reksadana Pasar Uang adalah Apa? Ini Pengertiannya

Reksadana Pasar Uang adalah Apa? Ini Pengertiannya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com