PTPN Group Tak Lagi Rugi, Ini Komentar Stafsus Erick Thohir

Kompas.com - 29/08/2021, 10:12 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAStaf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga buka suara mengenai kinerja Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III.

Perusahaan pelat merah tersebut meraup untung pada Juni 2021 lalu, usai menderita kerugian di tahun sebelumnya. Hal ini mendapatkan apresiasi dan pujian dari Kementerian BUMN.

Menurut Arya Sinulingga, langkah transformasi yang dilakukan Holding Perkebunan Nusantara, menjadi salah satu bukti keberhasilan Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

Baca juga: Sempat Rugi, PTPN Group Kini Kantongi Laba Bersih Rp 1,45 Triliun

“Ini menjadi contoh keberhasilan Kementerian BUMN dalam melakukan restrukturisasi, transformasi, dan meningkatkan kinerja Holding Perkebunan Nusantara,” kata Arya dalam keterangannya, dikutip Minggu (29/8/2021).

Arya menambahkan, kondisi PTPN Group sebelum ini dalam kondisi sulit. Beban utang menumpuk akibat kinerja kerja yang buruk.

Bahkan pada kondisi berat tersebut utang Holding Perkebunan Nusantara menumpuk, hingga tercatat mencapai Rp 41 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahun lalu, Holding PTPN masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 1,1 triliun. Namun, kinerja Holding kini sudah moncer. Bahkan, bisa menghasilkan keuntungan sebesar Rp 1,4 triliun,” ujar Arya.

Baca juga: Garuda Indonesia Rugi Rp 35,38 Triliun pada 2020

Selain itu, Arya juga memuji langkah Holding PTPN menerapkan teknologi digital, bahkan sudah berhasil menembus tingkat maturitas level 4.

Kondisi ini mampu mengubah citra PTPN dari perusahaan yang megap-megap dan sulit berkembang menjadi perusahaan yang moncer.

“Bayangkan, selama ini kan citra PTPN adalah perusahaan tradisional. Kini, PTPN masuk ke level teknologi digital dengan maturitas level 4. Hanya ada tiga BUMN lho, yang masuk level itu. Salah satunya PTPN ini,” ucap Arya.

Restrukturisasi dan transformasi telah dilakukan Holding PTPN sejak 2019 yang membuatnya berhasil mencatatkan kenaikan laba, menyelesaikan restruktutisasi utang senilai Rp 41 triliun, dan meluncurkan merk ritel premium Nusakita.

Kenaikan laba bersih PTPN III tercatat sebesar 227,81 persen senilai Rp 1,45 trilliun atau naik dua kali lipat lebih dibanding tahun lalu, yang merugi sebesar Rp 1,1 trilliun.

Baca juga: Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Adapun revenue Holding Perkebunan Nusantara ini mencapai Rp 21,26 triliun atau tumbuh sebesar 36,37 persen (yoy) dari pencapaian tahun lalu.

Holding PTPN juga berhasil menggondol Digital Technology Award 2021 melihat upaya Holding PTPN menerapkan teknologi digital, antara lain berupa pemanfaatan drone dengan teknologi Electric Virtual Take Off Landing (E-VTOL) untuk pengambilan foto udara di lingkungan PTPN Group.

Perusahaan juga menerapkan pengembangan Agronow sebagai knowledge management, fleet management dan automatic tank control menggunakan Internet of Things (IoT), dan investasi untuk membangun ekosistem digital di sisi suplai berbasis crowfunding.

Baca juga: Semester I 2021, Laba Bersih Bank Sampoerna Merosot Jadi Rp 18,5 Miliar

Penerapan teknologi digital ini ikut membantu proses transformasi keuangan melalui penerapan integrated procurement system mencapai tingkat efisiensi sebesar 9,32 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.