Mata Uang Asia Perkasa terhadap Dollar AS Pekan Ini, Bagaimana Rupiah?

Kompas.com - 29/08/2021, 13:12 WIB
Ilustrasi dollar AS KOMPAS/RIZA FATHONIIlustrasi dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Mata uang di kawasan Asia tampil perkasa terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada pekan ini.

Baht Thailand pun menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia dalam sepekan terakhir.

Kasus Covid-19 harian yang mulai melandai serta pelonggaran pembatasan Covid-19 yang dilakukan pemerintah ternyata membuat laju baht kian kencang.

Baca juga: IHSG Akhir Pekan Ditutup di Zona Merah, Rupiah Stagnan

Seperti dilansir Kontan.co.id Minggu (29/8/2021), mengutip Bloomberg, pada pekan yang berakhir 27 Agustus, baht berhasil menguat 2,59 persen terhadap greenback. Penguatan baht ini tak berhasil disaingi oleh mata uang lainnya di kawasan.

Posisi berikutnya, ditempati oleh dollar Singapura yang terlihat melonjak 1,21 persen di minggu ini. Kemudian ringgit Malaysia mengekor setelah berhasil menguat 1,14 persen dalam sepekan.

Selanjutnya ada rupee India yang terlihat menanjak 0,96 persen dan won Korea Selatan yang terkerek 0,90 persen. Diikuti, peso Filipina yang berhasil terapresiasi 0,86 persen.

Baca juga: Asabri Rajin Jual Saham Bank Neo Commerce, Ini Alasannya

Berikutnya, yuan China yang naik 0,46 persen serta dollar Taiwan terangkat 0,32 persen.

Disusul rupiah yang hanya naik 0,24 persen dari Rp 14.453 pada penutupan Jumat pekan lalu menjadi Rp 14.418 per dollar AS pada pekan ini.

Lalu dollar Hong Kong menguat tipis 0,04 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang melemah terhadap the greenback setelah koreksi 0,06 persen di pekan yang berakhir pada 27 Agustus lalu. (Anna Suci Perwitasari)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul  Mata uang Asia perkasa terhadap dolar AS, baht Thailand pimpin penguatan di pekan ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Sri Mulyani Putuskan Harga Pertalite dan Tarif Listrik Subsidi Tak Naik Tahun Ini

Sri Mulyani Putuskan Harga Pertalite dan Tarif Listrik Subsidi Tak Naik Tahun Ini

Whats New
Tahan Harga Pertalite, Kas Pertamina Bisa Tekor Rp 190 Triliun

Tahan Harga Pertalite, Kas Pertamina Bisa Tekor Rp 190 Triliun

Whats New
Serap Ide Masyarakat, IWIP Berikan Alat Tangkap Perikanan kepada 20 Nelayan di Halmahera Timur

Serap Ide Masyarakat, IWIP Berikan Alat Tangkap Perikanan kepada 20 Nelayan di Halmahera Timur

Rilis
IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Usai Jokowi Resmi Cabut Larangan Ekspor CPO, Organisasi Petani Kelapa Sawit Minta Pembenahan Regulasi di BPDPKS

Usai Jokowi Resmi Cabut Larangan Ekspor CPO, Organisasi Petani Kelapa Sawit Minta Pembenahan Regulasi di BPDPKS

Whats New
Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Whats New
SPKS Sambut Baik Keputusan Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng

SPKS Sambut Baik Keputusan Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng

Whats New
Syarat dan Biaya Cabut Berkas Motor Tanpa Calo

Syarat dan Biaya Cabut Berkas Motor Tanpa Calo

Spend Smart
Keran Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Bapak Presiden

Keran Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Bapak Presiden

Whats New
E-Toll Bakal Diganti MLFF Buat Bayar Tol, Bagaimana Nasib Uang Elektronik Perbankan?

E-Toll Bakal Diganti MLFF Buat Bayar Tol, Bagaimana Nasib Uang Elektronik Perbankan?

Whats New
[ POPULER MONEY ] Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik | Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

[ POPULER MONEY ] Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik | Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Subsidi BBM dan Listrik Bengkak, Sri Mulyani Minta Anggaran Ditambah

Subsidi BBM dan Listrik Bengkak, Sri Mulyani Minta Anggaran Ditambah

Whats New
Dapat Restu Jokowi, Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya

Dapat Restu Jokowi, Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.