Lengkap, Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA, Mandiri, BNI, BRI

Kompas.com - 29/08/2021, 20:40 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - GoPay adalah dompet digital yang berada pada ekosistem aplikasi Gojek.

Tak hanya untuk transaksi di satu aplikasi Gojek saja, GoPay juga bisa digunakan untuk transaksi pembayaran di merchant, serta pada beberapa aplikas e-commerce.

Agar bisa digunakan, maka GoPay harus diisi saldo atau top up terlebih dahulu.

Baca juga: Kini Isi Saldo TapCash Bisa lewat GoPay

Ada beragam cara top up GoPay, mulai dari lewat minimarket seperti Alfamart atau Alfamidi, lewat driver Gojek langsung, atau melalui layanan m-banking yang disediakan oleh bank.

Berikut adalah beragam cara top up GoPay melalui m-Banking yang dirangkum oleh Kompas.com:

Cara Top Up GoPay Lewat m-Banking

Nasabah bank bisa mengisi saldo GoPay tanpa harus ke luar rumah bila memiliki layanan m-banking.

Hampir setiap m-banking pada setiap bank bisa digunakan untuk mengisi saldo GoPay.

Baca juga: Cara Top Up Saldo E-Money di Aplikasi Livin by Mandiri

 

Namun demikian, ada biaya administrasi yang harus dibayarkan oleh nasabah ketika mengisi saldo GoPay lewat m-Banking, yakni sebesar Rp 1.000.

BCA (Top Up GoPay BCA)

  1. Login ke m-BCA.
  2. Pilih m-Transfer.
  3. Pilih BCA Virtual Account.
  4. Masukkan kode perusahaan Gojek, yakni 70001 dan nomor HP yang terdaftar pada aplikasi Gojek.
  5. Masukkan nominal GoPay yang akan diisi.
  6. Masukkan PIN m-BCA.
  7. Transaksi berhasil
  8. Minimal pengisian saldo GoPay di BCA Rp 10.000

Baca juga: Simpel, Langkah Aktivasi dan Cara Mengisi ShopeePay

Mandiri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag Zulhas Pastikan Stok Cabai Aman, walau Harga Naik Sedikit

Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag Zulhas Pastikan Stok Cabai Aman, walau Harga Naik Sedikit

Whats New
Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Bakal Segara Meluncur

Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Bakal Segara Meluncur

Whats New
Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Whats New
BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

Whats New
IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

Whats New
Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Whats New
RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

Whats New
Apa Nama Mata Uang Negara Uni Emirat Arab?

Apa Nama Mata Uang Negara Uni Emirat Arab?

Earn Smart
Efisiensi Energi, Cara Ampuh Pangkas Biaya dan Kurangi Emisi Karbon bagi Industri

Efisiensi Energi, Cara Ampuh Pangkas Biaya dan Kurangi Emisi Karbon bagi Industri

Whats New
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

Whats New
Pemerintah Putuskan Buka Keran Impor Beras

Pemerintah Putuskan Buka Keran Impor Beras

Whats New
Gandeng eFishery, Amartha Bakal Salurkan Modal Rp 100 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

Gandeng eFishery, Amartha Bakal Salurkan Modal Rp 100 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

Whats New
5 Jurus BRI Finance Jaga Tingkat Kredit Macet Tahun Depan

5 Jurus BRI Finance Jaga Tingkat Kredit Macet Tahun Depan

Whats New
Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Menteri Teten Sebut 40.473 UMKM dengan 763.385 Produk Telah Masuk e-Katalog LKPP

Whats New
Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Efek China Mereda, Nilai Tukar Rupiah Bergerak Mendatar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.