Luhut: Demi Ekonomi Rakyat, PPKM Dibuka Berkala Menyesuaikan Kondisi

Kompas.com - 30/08/2021, 10:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat menemui wartawan usai memantau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Setda Kabupaten Sleman. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat menemui wartawan usai memantau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Setda Kabupaten Sleman.


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan penjelasan mengenai penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penjelasan tersebut disampaikan Luhut di sela diskusi bersama Purnawirawan TNI dan Polri terkait penanganan pandemi Covid-19 di Jawa-Bali pada Minggu (29/8/2021).

Melalui diskusi ini, Luhut menjelaskan terkait perkembangan upaya pemerintah untuk menangani pandemi, serta meminta bantuan dari Purnawirawan agar dapat menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat luas.

Baca juga: Ingatkan Pandemi Tidak Dipolitisasi, Luhut: Percayalah Kami Berbuat yang Terbaik Bersama Tim Terbaik

"PPKM yang telah diberlakukan tujuannya untuk menurunkan laju penambahan kasus dan memberikan kesempatan untuk pelayanan kesehatan agar bisa ditingkatkan," ungkap Luhut dikutip dari keterangan resmi, Senin (20/8/2021).

Dengan adanya PPKM diharapkan tren kasus Covid-19 terus menurun. Hal ini juga menjadi bagian penting dari evaluasi PPKM tiap minggunya.

"Demi meningkatkan ekonomi rakyat pula, pola pembukaan PPKM akan diadakan berkala dan menyesuaikan kondisi lapangan," tambah Luhut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak. Luhut bilang, nantinya masyarakat juga harus membiasakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai bagian dari penggalakkan 3T yang tentunya harus didukung semua pihak.

Saat ini Pemerintah telah mengembangkan aplikasi Peduli Lindungi yang dapat memantau serta mendisiplinkan masyarakat Indonesia dalam beraktivitas.

Baca juga: Luhut Lepas Ekspor 28 Ton Produk Perikanan dari Papua ke Singapura

“Kita akan berhadapan dengan pandemi Covid-19 dalam waktu yang lama. Kita harus mulai memikirkan bagaimana hidup berdampingan dengan virus ini,” tandasnya.

Ia menambahkan, hal terpenting saat ini adalah 3M yang patuh, 3T yang tinggi, pencapaian vaksinasi yang tinggi, dan disiplin masyarakat menggunakan PeduliLindungi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.