Semester I-2021, PT Timah Bukukan Laba Tahun Berjalan Rp 270 Miliar

Kompas.com - 31/08/2021, 20:12 WIB
Ilustrasi: Pekerja menekan tungku pembakaran timah untuk mengeluarkan timah cair pada proses produksi timah di pabrik Unit Metalurgi Muntok PT Timah (Tbk) di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung. KOMPAS/RIZA FATHONIIlustrasi: Pekerja menekan tungku pembakaran timah untuk mengeluarkan timah cair pada proses produksi timah di pabrik Unit Metalurgi Muntok PT Timah (Tbk) di Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung.

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Anak usaha Mind ID, PT Timah Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 270 miliar sepanjang semester I 2021. Pencapaian tersebut membaik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan kerugian Rp 390 miliar.

Sekretaris Perusahaan PT Timah, Abdullah Umar mengatakan, positifnya kinerja perusahaan ditopang performa harga komoditas timah yang membaik di pasaran global.

"TINS terus berbenah memperbaiki kinerja pada semester pertama 2021. Ini terlihat dari membaiknya performa finansial yang terus tumbuh dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Di pasar komoditas dunia, logam timah menjadi salah satu komoditas dengan performa terbaik," kata Abdullah dalam keterangan tertulis, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Adaro Energy Bukukan Laba Rp 4,7 Triliun di Semester I-2021

Abdullah menuturkan, pada triwulan II 2021, arus kas operasi naik signifikan menjadi Rp 2,58 triliun. Meskipun pada periode yang sama, pendapatan TINS turun 27 persen dari Rp8,03 triliun menjadi Rp5,87 triliun.

Ada pun rasio DER (debt to equity ratio) triwulan II 2021 sebesar 103 persen. Angka tersebut menyusut dibandingkan periode akhir 2020 sebesar 142 persen.

Hutang bank jangka pendek berhasil diturunkan dari Rp 3,8 triliun pada akhir tahun 2020, menjadi Rp 2,2 triliun di akhir triwulan II-2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Abdullah, tantangan perusahaan saat ini adalah pandemi Covid-19. Menurutnya, pandemi yang berkepanjangan membuat operasional TINS tidak berjalan normal, sehingga berdampak terhadap menurunnya performa produksi, baik itu produksi bijih timah maupun logam timah.

Pada triwulan II 2021 TINS membukukan produksi bijih timah sebesar 11.457 ton atau turun 54 persen dari tahun sebelumnya 25.081 ton.

Dari jumlah tersebut bijih timah laut memberikan kontribusi terbesar. Produksi logam timah pada triwulan II 2021 adalah sebesar 11.915 ton atau turun 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya 27.833 ton.

Penjualan logam timah pada triwulan II 2021 sebesar 12.523 ton atau turun 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 31.508 ton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.