NTP Agustus 2021 Naik, Kementan Sebut Kesejahteraan Petani Membaik

Kompas.com - 01/09/2021, 19:25 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai tukar petani (NTP) pada bulan Agustus 2021 secara nasional naik 1,16 persen dibandingkan NTP Juli 2021, yaitu dari 103,48 menjadi 104,68 (MtoM).

Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,17 persen, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,01 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto mengatakan bahwa ada 2 subsektor pendukung yang membuat NTP di bulan Agustus mengalami kenaikan, yaitu sub sektor tanaman pangan yang naik sebesar 1,39 persen dan tanaman perkebunan rakyat 2,90 persen.

Baca juga: Jaga Harga Gabah, Kementan Ingin Petani Nikmati Keuntungan Produksi

“Secara nasional, NTP Januari–Agustus 2021 lebih tinggi 2,23 persen dibandingkan NTP tahun 2020 pada periode yang sama. Perubahan tertinggi terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 14,73 persen,: ungkap Setianto dalam keterangan persnya, Rabu (1/9/2021).

Peningkatan NTP juga turut diikuti oleh peningkatan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) sebesar 104,8 atau naik 1,00 persen (MtoM).

Sebagaimana NTP, peningkatan NTUP turut dipicu oleh kinerja positif NTUP subsektor tanaman pangan dan perkebunan rakyat masing-masing naik 1,28 persen dan 2,58 persen.

“Pada Agustus 2021, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami kenaikan tertinggi yaitu 3,68 persen dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya,” ungkapnya

Dalam keterangan persnya, BPS juga merilis perkembangan harga gabah baik di tingkat petani maupun di tingkat penggilingan.

Selama bulan Agustus rata-rata harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani Rp 4.448 per kg atau naik 3,19 persen (MtoM) dan di tingkat penggilingan Rp 4.545per kg atau naik 3,12 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

Baca juga: Nilai Tukar Petani Naik Lagi di Bulan Agustus, Capai 104,68

Sementara rata-rata harga Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani Rp 5.038 per kg atau naik 3,37 persen dan di tingkat penggilingan Rp 5.148 per kg atau naik 2,92 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.