4 Bank BUMN Telah Salurkan Bansos Sebesar Rp 37,8 Triliun

Kompas.com - 03/09/2021, 10:37 WIB
Direktur utama BRI Sunarso. Dok. BRIDirektur utama BRI Sunarso.

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berkomitmen untuk mendukung berbagai program bantuan pemerintah kepada masyarakat terdampak, guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Himbara sekaligus Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso mengatakan, secara umum dapat terlihat bahwa seluruh kebijakan dan stimulus pemerintah termasuk bantuan sosial memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia.

Menurut dia, hal tersebut terefleksikan dari realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 yang mampu mencapai angka 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga: Tumbuh 7,7 Persen, Aset Bank Himbara Tembus Rp 3.900 Triliun

"Oleh karenanya kami berkomitmen akan terus mendukung berbagai program pemerintah agar momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berlanjut," ujar Sunarso, di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Hingga akhir Juli 2021, empat bank pelat merah telah melakukan penyaluran program pemerintah berupa sembako, program keluarga harapan (PKH), dan banpres usaha mikro (BPUM) kepada lebih dari 24,9 juta penerima bantuan atau pelaku UMKM dengan total nominal Rp 37,8 triliun.

Apabila dirinci, Himbara telah menyalurkan program sembako senilai Rp 15,2 triliun kepada 8,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM), PKH senilai Rp 17,2 triliun kepada 10,4 juta penerima, dan BPUM senilai Rp 11,6 triliun kepada 9,6 juta pelaku UMKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus untuk BRI, Sunarso menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong berbagai bantuan tersebut untuk memulihkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan bisnis utama BRI. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kerjasama antar pihak agar kondisi ekonomi terus membaik.

Hingga akhir Juli 2021 tercatat BRI telah menyalurkan program sembako senilai Rp 3,1 triliun kepada 5,5 juta penerima, PKH senilai Rp 6,2 triliun kepada 3,8 juta KPM dan menyalurkan BPUM senilai Rp 11,62 triliun kepada 7,5 juta pelaku UMKM.

"Upaya mendorong UMKM agar terus berkembang dan bertahan di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengandalkan sinergi atau kerjasama antar pihak," ujarnya.

Baca juga: Mau Ajukan KUR BRI? Simak Persyaratan dan Bunganya

Untuk terus meningkatkan pelayanan penyaluran Bansos, Himbara akan mengevaluasi proses penyaluran hingga ke masyarakat yang berhak, mulai dari koordinasi dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial di kabupaten atau kota setempat.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga akan terus mengoptimalkan upaya percepatan penyaluran berbagai Bansos, termasuk salah satunya adalah bansos pangan non tunai atau bansos sembako.

Tercatat hingga Agustus 2021, BNI telah berhasil menyalurkan bansos sembako kepada 5,85 juta KPM dengan nilai Rp 10,21 triliun.

"Untuk realisasi Bansos PKH sendiri, kami sudah menyalurkan kepada 4,1 juta KPM dengan nilai dana bantuan yang tersalur adalah sebanyak Rp 7,29 triliun hingga Agustus 2021 ini," ujar Direktur Utama, BNI Royke Tumilaar.

Baca juga: Respons Bank BUMN Soal Kemarahan Risma Terkait Penyaluran Bansos

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.