OJK Perpanjang Relaksasi Kredit Perbankan, Apa Saja Stimulus yang Diberikan?

Kompas.com - 04/09/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memperpanjang kebijakan stimulus perbankan selama setahun, yang mulanya berakhir 31 Maret 2022 menjadi 31 Maret 2023.

Stimulus perbankan ini berlaku untuk seluruh bank tanpa terkecuali, mulai dari Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Umum Syariah (BUS), Bank Unit Usaha Syariah (BUUS), Bank Perkreditan Rakyat (BPR) serta Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Baca juga: Relaksasi Restrukturisasi Kredit Diperpanjang, Ini Komentar Perbankan Nasional

Sebelum relaksasi ini berlaku, OJK bakal menerbitkan regulasi terbaru terhadap perpanjangan stimulus tersebut.

"OJK akan segera menerbitkan ketentuan mengenai perpanjangan kebijakan stimulus perbankan, termasuk stimulus restrukturisasi," ujar Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/9/2021).

Selain itu, OJK juga melakukan penyesuaian terhadap relaksasi lainnya untuk Bank Umum Konvensional, Bank Unit Syariah, dan Bank Unit Usaha Syariah berupa penilaian kualitas agunan yang diambil alih yang berlaku hingga 31 Maret 2023.

Kemudian, relaksasi penyediaan dana pendidikan SDM yang sebelumnya hanya berlaku hingga tahun ini akan diperpanjang sampai dengan akhir tahun 2022.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, relaksasi pemenuhan liquidity coverage ratio (LCR), net stable funding ratio (NSFR) serta capital conservation buffer (CCB) tetap berlaku sampai 31 Maret 2022.

Baca juga: Restrukturisasi Kredit Perbankan Diperpanjang hingga Maret 2023

Penyesuaian relaksasi lainnya juga dilakukan untuk BPR dan BPRS di mana relaksasi terkait penyediaan penyisihan penghapusan aset produktif dengan kualitas lancar, penilaian kualitas agunan yang diambil alih, sertra batas maksimum pemberian kredit untuk penempatan dana antarbank dalam rangka penanggulangan permasalahan likuiditas diperpanjang hingga 31 Maret 2023.

Selanjutnya, relaksasi penyediaan dana pendidikan dan pelatihan SDM juga diperpanjang hingga akhir tahun 2022.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, perpanjangan stimulus perbankan ini diklaim sangat membantu perbankan, debitur termasuk para pelaku UMKM.

Hal ini dilakukan untuk menjaga momentum pemulihan perekonomian nasional serta menekan dampak dari masih tingginya penyebaran virus corona.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.