Kompas.com - 06/09/2021, 10:46 WIB
Ilustrasi penipuan online Dok. ShutterstockIlustrasi penipuan online
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Waspada penipuan yang mengatasnamakan bank. Sebab saat ini penipuan dengan modus tersebut sedang marak terjadi.

PT Bank Central Asia Tbk atau BCA misalnya, sudah meminta nasabahnya untuk melakukan berbagai cara agar terhindar dari penipuan atas nama BCA,

“Modus penipuan mengatasnamakan Bank BCA makin marak belakangan ini, terutama telepon dari nomor palsu seperti +6221-1500888 / 021-500888, dan sebagainya” ujar Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn dalam siaran pers, Minggu (5/9/2021).

Biasanya kata Hera, para penipu menggunakan aplikasi panggilan palsu atau fake caller yang dapat memanipulasi identitas oknum. Namun ia mengtakan, modus penipuan tersebut bisa dihindari lewat 3 cara.

Baca juga: Waspada, Ini Modus Penipuan Perdagangan Berjangka Komoditi

Cara menghindari penipuan

Pertama kata Hera, nasabah jangan pernah mengangkat telepon dari nomor mencurigakan, meskipun terlihat mirip dengan nomor resmi call centre bank atau BCA.

“Sebaiknya tidak menyimpan nomor Halo BCA pada kontak di handphone, sehingga bisa melihat nomor telepon yang masuk apakah benar nomor resmi Halo BCA 1500888 tanpa ada embel-embel +62, 021, atau apapun," kata Hera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara kedua agar terhindar dari penipuan atas nama bank yaitu jika terlanjut mengangkat telepon dari nomor yang tidak dikenal, dan penelpon memberikan informasi adanya aktivitas mencurigakan pada kartu kredit atau rekening atau mobile banking milik nasabah, tetap tenang dan jangan panik.

“Kalau Anda melayani maka kartu kredit, debit atau ATM, dan tabungan Anda bisa jebol! Jadi, segera matikan telepon tersebut,” ujar Hera.

Baca juga: Bank Bakal Kena Denda jika Tak Penuhi Batas Minimal Kredit UMKM

Bank tidak pernah minta data-data seperti PIN ATM, nomor kartu ATM, PIN mobile banking, CVV Kartu Kredit, OTP dan data pribadi lainnya. Sebab kata Hera, data tersebut adalah data rahasia nasabah.

Sementara cara ketiga yaitu jika menemukan aktivitas mencurigakan seperti yang dijelaskan di atas, segera hubungi bank melalui saluran resminya, Di BCA, Anda bisa menghubungi Halo BCA di 1500888, Twitter @HaloBCA, Email: halobca@bca.co.id, atau WhatsApp Bank BCA 08111500998.

"Mari kita sama-sama mengingatkan orang-orang terdekat & sekitar untuk tidak mudah tertipu oleh para penipu dengan menjalankan 3 cara di atas. Dengan begitu, teman-teman telah menjadi agent of change pencetak Generasi #AntiModus!," ucap Hera.

Baca juga: Kode Bank BNI untuk Keperluan Transfer

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.