Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga Maret 2023

Kompas.com - 08/09/2021, 17:00 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan orasi ilmiah usai menandatangani nota kesepahaman kerja sama OJK dan Undip saat peluncuran Program Magister Manajemen - Konsentrasi Manajemen Risiko Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/9/2021). Program pendidikan setingkat pascasarjana atau magister yang pertama dibuka di Indonesia tersebut sebagai bentuk program pengembangan SDM guna mendukung peningkatan kualitas pegawai OJK serta industri jasa keuangan
, dimana OJK memberikan beasiswa kepada pegawainya yang mengikuti program itu. ANTARA FOTO/AJI STYAWANKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan orasi ilmiah usai menandatangani nota kesepahaman kerja sama OJK dan Undip saat peluncuran Program Magister Manajemen - Konsentrasi Manajemen Risiko Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/9/2021). Program pendidikan setingkat pascasarjana atau magister yang pertama dibuka di Indonesia tersebut sebagai bentuk program pengembangan SDM guna mendukung peningkatan kualitas pegawai OJK serta industri jasa keuangan , dimana OJK memberikan beasiswa kepada pegawainya yang mengikuti program itu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan sejumlah faktor yang melatarbelakangi perpanjangan masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan, dari semula sampai 31 Maret 2022, menjadi 31 Maret 2023.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, salah satu satunya untuk memberikan kepastian kepada para pelaku usaha, sehingga mereka dapat mengatur likuiditasnya di tengah kondisi perekonomian yang belum pulih sepenuhnya.

"Ini sejalan dengan stimulus kita, yang kita harapkan pada 2023 sudah normal kembali semuanya, dan untuk itu perpanjangan menjadi 2023 sangat relevan," kata Wimboh dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, OJK Minta Bank Awasi Restrukturisasi Kredit

Selain itu, perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit juga diberikan untuk menjaga momentum perbaikan kinerja debitur yang masih dibayangi ketidakpastian akibat Covid-19.

Pada saat bersamaan, perpanjangan dari ketentuan yang tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 48 tahun 2020 itu diberikan untuk memberikan waktu kepada perbankan menyiapkan pencadangan yang sehat.

"POJK 48 perlu diteruskan supaya kita bisa menjaga momentum yang kemarin di kuartal II pertumbuhan ekonomi kita sudah cukup baik di 7,07 persen dan stabilitas perbankan juga masih terjaga," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perpanjangan restrukturisasi juga diharapkan mampu menjadi kebijakan countercyclical, yang dapat menopang kinerja debitur, perbankan, serta perekonomian secara umum.

Terakhir, perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit dilakukan untuk memberikan kepastian baik bagi perbankan maupun pelaku usaha dalam menyusun rencana bisnis tahun 2022 sehingga dapat lebih tepat dalam menata rencana keuangannya.

Baca juga: OJK Perpanjang Relaksasi Kredit Perbankan, Apa Saja Stimulus yang Diberikan?

"Agar mereka bisa mengambil ancang-ancang karena pada September mereka sudah mulai membuat rencana bisnis," ucap Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.