Kompas.com - 08/09/2021, 20:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan melakukan stock split atau pemecahan nilai nominal saham.

Corporate Secretary BCA Raymon Yonarto mengungkapkan, stock split ini untuk lebih memudahkan dalam menjangkau investor retail.

“Jadi kita melihat dalam beberapa tahun terakhir memang investor retail tumbuh sigfikan dan banyak investor baru yang masih muda. Kami banyak sekali bertemu dengan mereka dan mereka banyak mempertanyakan kapan bisa dilakukan stock split karena mereka ingin berpartisipasi,” jelas Raymon dalam public expose live, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Bakal Stock Split, Jadi Berapa Harga Saham BCA?

Harga saham BBCA saat ini mencapai Rp 32.200 per lembar saham (penutupan perdagangan Rabu 8/9/2021).

Harga tersebut dinilai cukup tinggi dan menyulitakan investor retail untuk membelinya. Dengan stock split, saham BBCA akan lebih likuid.

“Karena harga saham kita sudah Rp 30.000 lebih, bagi mereka ini cukup tinggi, jadi manajemen memutuskan untuk melakukan stock split untuk memberi kesempatan pada investor retail yang masih muda untuk berpartisipasi membeli saham kita,” ujar dia.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI pada 30 Juli 2021, rencananya BBCA akan melakukan stock split dengan ratio 1:5.

Adapun julah saham sebelum stock split adalah 24,6 miliar saham dan jumlah saham setelah stock split adalah 132,2 miliar saham. Rencana stock spit ini masih akan menunggu hasil keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan dilaksanakan pada 23 September 2021.

“Jadi saham kita akan lebih likuid dengan pecahan 1:5, dan banyak investor dalam negeri bisa berpartisipasi. Sebelumnya banyak sekali perdagangan dikuasai investor institusi. Stock split tidak mengubah fundamental atau apapun di perbankan, tujuan utamanya memberi opportunity kepada investor yang lebih luas,” tegas dia.

Baca juga: Bos BCA: 10 Tahun dari Sekarang Kita Hanya Akan Melihat 3 Bank Digital

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.