Soal Rasio Kredit UMKM 30 Persen, OJK Minta Bank Sesuaikan Rencana Bisnis

Kompas.com - 09/09/2021, 05:40 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/9/2021). ANTARA FOTO/AJI STYAWANKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menanggapi penerbitan Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) UMKM.

Ia mengatakan, target penyaluran kredit ke segmen UMKM sebesar 30 persen portofolio perbankan pada 2024 merupakan target nasional dan bukan menjadi target lembaga tertentu.

Terkait dengan aturan tersebut, Wimboh menyebutkan bahwa dalam pelaksanaannya perlu memperhatikan kesiapan dan rencana bank masing-masing.

Baca juga: Imbas PPKM, OJK Kembali Pangkas Target Pertumbuhan Kredit jadi 4 hingga 4,5 Persen

Saat ini memang masih banyak bank yang rasio pembiayaan UMKM nya di bawah 30 persen. Sementara bank yang mencapai di atas 30 persen atau sekitar 34 persen masih sangat minim.

“Kalau ada bank yang sudah memenuhi target nasional 30 persen kita dorong. Tapi kalau yang selama ini masih di bawah 30 persen maka sama-sama dikawal agar bisa mencapai treshold. Ibarat lari, ini sama-sama mulai startnya,” tutur Wimboh dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/9/2021).

Dia menyebutkan, pembiayaan ke UMKM masih kecil. Padahal, bank bisa menyalurkan kredit untuk membiayai proyek strategis seperti infrastruktur hingga pertambangan yang nominalnya sangat besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebenarnya ini yang menjadi perhatian pemerintah, supaya UMKM jangan dilupakan,” ujarnya.

Namun, untuk menjaga bisnis dari masing-masing bank, pelaksanaan aturan ini perlu disesuaikan dengan rencana bisnisnya.

Baca juga: OJK Perpanjang Relaksasi Kredit Perbankan, Apa Saja Stimulus yang Diberikan?

Sebagai informasi, Bank Indonesia beberapa waktu lalu menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.

Melalui aturan tersebut, bank sentral mewajibkan perbankan untuk meningkatkan rasio kredit ke sektor UMKM secara bertahap menjadi paling sedikit sebesar 30 persen pada 2024.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.