Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
AM Lilik Agung
Trainer bisnis

Mitra Pengelola GALERIHC, lembaga pengembangan SDM. Beralamat di lilik@galerihc.com.

Inovasi Mettalica, Guns N’ Roses, Nirvana Tiga Puluh Tahun Lalu

Kompas.com - 09/09/2021, 06:11 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

TAHUN  1991, tiga puluh tahun lalu, merupakan tahun puncak musik rock. Para maestro grup rock dengan tiga wakilnya paling bersinar - Metallica, Guns N’ Roses, Nirvana - mengeluarkan album yang tercatat sebagai album rock terbaik dan terlaris sepanjang masa.

Dimulai oleh Metallica. Selaras dengan namanya, Metallica memang mengusung musik metal nan gemuruh memekakkan telinga.

Didirikan oleh sang vokalis, James Hetfield dan drummer Lars Ulrich tahun 1981 di Los Angeles, Metallica langsung menggebrak panggung-panggung metal yang tersebar di pojok-pojok kota.

Bergabungnya Dave Mustaine pada posisi lead guitar dan Cliff Burton sebagai pencabik bass, Metallica menelorkan album perdana “Kill 'Em All” pada 1983. Dari album ini hadir lagu "Seek and Destroy" yang kemudian menjadi penanda musik Metallica.

Album pertama sukses, justru Dave Mustaine mundur, posisinya diganti oleh Kirk Hammett. Pada 1986 Cliff Burton pamit dan diganti Jason Newsted.

Formasi baru ini -Hetfield, Ulrich, Hammett, Newsted - langsung tancap gas dan pada 1988 menghasilkan album ke empat bertajuk "…And Justice for All".

Dengan bekal empat album, Metallica menjadi grup rock (metal) papan atas. Setelah tour panjang yang selalu disesaki penonton, Metallica kembali ke dapur rekaman.

Kali ini bertindak sebagai produser adalah Robert Jens Rock. Dan Robert Rock berinovasi pada warna musik Metallica.

Musiknya tidak melulu bergemuruh, namun ada sentuhan slow yang bisa dinikmati semua lapisan masyarakat.

Untuk melahirkan album ini Robert Rock memerintah James Hetfield yang terasa muskil; berlatih vokal. Reputasi gemilang Hetfield sebagai vokalis rock, digugat oleh Robert Rock untuk kembali belajar vokal pada guru profesional.

Inovasi yang dilakukan Robert Rock menciptakan sejarah. Album yang dirilis pada 12 Agustus 1991 dengan judul “Metallica” dan publik lebih akrab menyebut Black Album karena cover berwarna hitam, merupakan album paling laris Metallica.

Lagu-lagu Black Album dinyanyikan berbagai kalangan dengan berbagai genre musik. Pada angkot jurusan Cileungsi - Pasar Anyar Bogor, lagu "Nothing Else Matters" bergantian dengan lagunya Bang Haji Oma Irama.

Dekorasi panggung tujuh belasan Agustus yang marak pada warsa 90’an, terpampang tulisan Merdeka dengan format huruf milik Metallica. Alhasil Metallica milik semua bangsa.

Geliat Guns N’ Roses

Pada 1985, lima anak muda Los Angeles menyusul Metallica, gedebag-gedebug main musik di pengkolan-pengkolan kota.

Berbeda dengan musik Metallica yang bergemuruh, lima anak muda ini - Axl Rose, Slash, Duff McKagan, Izzy Stradlin, Steven Adler - memilih musik yang lebih lembut, hard rock. Bernama Guns N’ Roses, tahun 1987 mengeluarkan debut album "Appetite for Destruction" yang disambut meriah pasar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com