Pemerintah Targetkan Penyaluran Kredit UMKM Mencapai Rp 2.000 Triliun Pada 2024

Kompas.com - 09/09/2021, 15:15 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menargetkan penyaluran kredit UMKM di tahun 2024 bisa mencapai Rp 2.000 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mewajibkan perbankan menyalurkan kredit minimal 30 persen di tahun 2020.

“Oleh karena itu, pemerintah menargetkan kewajiban kredit UMKM di perbankan minimal 30 persen di tahun 2020. Untuk mencapai terget tersebut, tambahan kredit sebesar Rp 980 triliun dengan posisi kredit UMKM di tahun 2024, diharapkan bisa mencapai Rp 2.000 triliun,” ungkap Airlangga secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Bank Mandiri Proyeksi Kredit Perbankan Tahun ini Hanya Tumbuh 3-4 Persen

Arilangga mengungkapkan, seiring dengan meningkatnya realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), perbankan juga diharapkan mendukung UMKM yang sebagian besar merupakan sektor informal.

“Sebagian besar merupakan sektor informal. Keduanya merupakan kunci utama dalam menggerakkan program prekonomian,” jelas dia.

Airlangga mengatakan, pencapaian target dilakukan secara bertahap dari tahun 2021 hingga tahun 2024.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional, pemerintah bersama stakeholder terus melakukan kordinasi sinergi kebijakan.

“Pemerintah telah merespon resiko pelambatan laju pemuliahn ekonomi melalui refokusing agaran PEN yang akan mengoptimalkan kesehatan dan perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kesehatan untuk mendukung usaha informal saat pemberlakuan PPKM,” jelas dia.

Baca juga: Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2023, Ini Dampaknya pada Perbankan

Airlangga menyebut, per Mei 2021, porsi kredit UMKM terhadap total penyaluran kredit perbankan mencapai 18,59 persen.

Padahal, UMKM adalah kunci utama dalam menggerakkan roda perekonomian.

Di tahun 2019, jumlah UMKM mencapai 99 persen terhadap total unit usaha. UMKM juga mampu menyerap tenaga kerja hingga 96,9 persen dari total tenaga kerja di Indonesia.

“Secara keseluruhan UMKM berkontribusi sebesar 60,5 persen terhadap PDB Indonesia. Salah satu tantangan utama bagi pemuliahan ekonomi dan UMKM adalah akses kepada pembiayaan,” tegas dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.