Di Hadapan Perwira AU, Luhut Ungkap Keberhasilan Penanganan Covid-19 Selama PPKM

Kompas.com - 10/09/2021, 06:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke DPRD Provinsi Bali, Kamis (12/8/2021) KOMPAS.com/Ach. FawaidiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke DPRD Provinsi Bali, Kamis (12/8/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM yang telah terlaksana hingga kini, mampu menurunkan indeks komposit lebih dari 20 persen di Provinsi Jawa-Bali.

Kasus konfirmasi dan aktif pun mampu diturunkan dengan cepat dan signfikan sejak mencapai puncaknya pada pertengahan Juli 2021.

Hal ini ia sampaikan ketika memberikan kuliah kerja kepada para perwira siswa Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Pasis Sekkau) Angkatan 110, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Pengusaha Usul Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk Mal, Ini Kata Jubir Luhut

"Penting proses pengambilan keputusan dengan koridor-koridor semacam itu sebenarnya yang sangat mendasar digunakan dalam menyelesaikan pandemi ini. Jadi, kalau dalam proses pengambilan keputusan, harus melihat berbagai angle," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Luhut mengatakan, Covid-19 akan terus berdampingan dengan masyarakat dan menjadi endemi.

Ia memperkirakan, kasus konfirmasi per hari berkisar antara 3.000-7.000 kasus lantaran belum ada vaksin yang efekivitasnya 100 persen atau pun obat yang dapat menyembuhkan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Strategi dalam penanganan pandemi di Indonesia masih dilaksanakan seperti percepatan proses vaksinasi, penerapan protokol kesehatan 3M dan 3T, serta isolasi terpusat (isoter).

Apalagi dengan adanya apikasi berbasis teknologi digital, yaitu PeduliLindungi yang terintegrasi untuk mengidentifikasi (screening), tracing, dan penegakan protokol kesehatan.

Baca juga: Luhut Sebut Ada Sederet Investor Asing Akan Berinvestasi di RI

"Indonesia menduduki peringkat 6 di dunia berdasarkan jumlah orang yang telah divaksinasi dan total suntikan. Laju vaksinasi harian ditargetkan lebih 2 juta per hari dan cakupan vaksinasi wilayah aglomerasi dan kota-kota besar ditargetkan dapat mencapai 70 persen pada September. Kita tidak ada kekurangan vaksin. " tambah Menko Luhut.

Dia juga mengapresiasi bantuan dari TNI dan Polri dalam penanganan pandemi Covid-19 pada upaya penguatan 3T, yaitu peningkatan tracing dan penguatan isoter.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.