Pasang PLTS Atap, Pemilik SPBU Bisa Hemat Rp 1 Juta Per Bulan

Kompas.com - 14/09/2021, 15:28 WIB
Green Energy Station Pertamina PT Pertamina Patra NiagaGreen Energy Station Pertamina
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) bisa hemat Rp 1 juta per bulan setelah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di SPBU.

Pertamina menyampaikan penghematan itu berasal dari penghematan biaya tagihan listrik akibat pemasangan PLTS atap.

BUMN minyak dan gas itu sudah menargetkan memasang PLTS atap di 5.000 SPBU. Nantinya pemasangan PLTS tersebut akan dilakukan oleh Pertamina NRE sebagai subholding Pertamina.

Ada potensi penghematan tagihan listrik hingga Rp 4 miliar per tahun dari pemasangan di 5.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU).

Baca juga: PLTS Akan Jadi Tulang Punggung Pengembangan EBT

“Pertamina mendukung upaya pencapaian net zero emission," ujar Chief Executive Officer Pertamina NRE Dannif Danusaputro dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Pertamina mengatakan pemasangan PLTS atap di SPBU membuat SPBU jadi lebih ramah lingkungan. Pertamina menyebutnya sebagai Green Energy Station (GES).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lewat GES, kebutuhan listrik di SPBU dipenuhi dengan PLTS. SPBU tersebut juga menyediakan layanan untuk gaya hidup konsumen yang lebih ramah lingkungan.

"Pemasangan PLTS di 5.000 SPBU diperkirakan berpotensi menurunkan emisi sebesar 34.000 ton CO2 per tahun,” kata Dannif.

Oleh karena itu, jika 5.000 SPBU memasang PLTS dengan kapasitas 5 KWp, total potensi penghematan yang dihasilkan sekitar Rp 4 miliar dalam setahun.

Baca juga: Pemerintah Revisi Aturan PLTS Atap, Ini 7 Poin Pentingnya

Pertamina menyampaikan, hasil riset yang dilakukan oleh BloombergNEF menunjukkan bahwa pada rentang waktu 2010 sampai dengan 2020, biaya investasi PLTS turun drastis hingga 90 persen.

Ke depan, diproyeksikan biaya pemasangan PLTS akan menjadi kompetitif dibandingkan dengan pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil.

Soal perawatan PLTS atap, Pertamina menyampaikan bahwa perawatan panel surya hanya perlu dibersihkan minimal setiap 6 bulan sekali agar terhindar dari kotoran dan jamur.

“Keamanan dan kenyamanan konsumen sangat kami perhatikan. HSSE Golden Rules sudah menjadi budaya di Pertamina, di mana aspek keamanan dan keselamatan tidak akan lepas dari setiap aktivitas operasi kami, sehingga konsumen tidak perlu khawatir,” kata Dannif.

Baca juga: 5.000 SPBU Pertamina Bakal Dipasang PLTS



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.