Kompas.com - 15/09/2021, 15:40 WIB
Buruh tani di Sumedang tengah mengolah lahan pertanian milik petani di Desa/Kecamatan Cisarua, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (29/1/2019). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHBuruh tani di Sumedang tengah mengolah lahan pertanian milik petani di Desa/Kecamatan Cisarua, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (29/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, upah buruh tani nasional naik tipis di Agustus 2021, dibarengi dengan kenaikan daya beli petani. Pada bulan lalu, rata-rata upah nominal harian buruh tani naik 0,13 persen dibandingkan Juli 2021.

"Upah buruh tani Agustus 2021 sebesar Rp 56.902 per hari, dibandingkan Juli 2021 naik tipis 0,13 persen dari Rp 56.829 per hari," ujar Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Rabu (15/9/2021).

Kenaikan itu diikuti pula dengan naiknya nilai upah riil buruh tani atau daya beli sebesar 0,18 persen di Agustus 2021. Tercatat upah riil petani menjadi Rp 52.750 per hari dari sebesar Rp 52.653 per hari pada Juli 2021.

Baca juga: Upah Buruh Tani hingga Bangunan Juli 2021 Naik, tetapi Daya Beli Turun

Tak hanya buruh tani, upah nominal yang naik dibarengi upah riil yang turut naik, juga terjadi pada buruh informal perkotaan yakni buruh bangunan (tukang bukan mandor), dan asisten rumah tangga.

Rata-rata nominal upah buruh bangunan (tukang bukan mandor) naik tipis 0,05 persen pada Agustus 2021 dibandingkan Juli 2021 yaitu menjadi Rp 91.217 dari Rp 91.171 per hari. Sedangkan upah riilnya naik tipis 0,02 persen menjadi Rp 85.587 dari Rp 85.570 per hari.

Sementara itu, rata-rata nominal upah asisten rumah tangga pada Agustus sebesar Rp 425.353 per bulan atau naik 0,17 persen dari Juli 2021 yang sebesar Rp 424.631 per bulan. Sedangkan upah riilnya naik 0,14 persen yaitu menjadi Rp 399.105 per bulan dari Rp 398.547 per bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun lain halnya dengan buruh potong rambut wanita di perkotaan, yang mengalami kenaikan upah nominal namun tak dibarengi kenaikan upah riil atau menurunnya daya beli.

Rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita pada Agustus 2021 mengalami kenaikan tipis 0,02 persen menjadi Rp 29.138 per kepala dari posisi Juli 2021 yang sebesar Rp 29.132 per kepala. Sedangkan upah riilnya tercatat turun 0,01 persen menjadi Rp 27.340 dari Rp 27.343 per kepala.

Sebagai informasi, upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan. Sedangkan upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja.

Baca juga: Cara Terbaru Cek Penerima Subsidi Upah, Login di kemnaker.go.id



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.