PGN Targetkan Bisa Salurkan Gas Sebesar 14 BBTUD Hingga Akhir 2021

Kompas.com - 15/09/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi pekerja PGN. DOK. Humas PGNIlustrasi pekerja PGN.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan bisa menyalurkan 14 billion bristh thermal unit per day (BBTUD) gas hingga akhir 2021 ini.

Salah satu caranya adalah dengan penambahan 75 pelanggan retail dan industri umum yang tersebar di wilayah operasional PGN di Sales Operation Region (SOR) I Sumatera dan sekitarnya, SOR II Jawa bagian Barat dan SOR III Jawa bagian Tengah dan Timur. Total penyaluran kepada pelanggan-pelanggan baru tersebut sebanyak 9,37 BBTUD.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz mengatakan, sejak 2020 layanan untuk retail dan industri umum dilakukan dalam kerangka Program Gasifikasi Nasional Retail dan Industri Umum dan bagian dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan. Program ini dilakukan melalui pelaksanaan proyek-proyek Customer Attachment atau sambungan baru ke calon pelanggan.

Baca juga: Komisaris PGN: Peran Gas Bumi Dalam Pengembangan PLTS Lebih Kompetitif Daripada Baterai

"Kondisi pandemi dari tahun 2020 memberi dampak tersendiri pada pelaksanaan PGN Retail dan Industri Umum. Pada sisi pelanggan terjadi penurunan pemakaian gas bumi, sehingga harus dilakukan penyesuaian rencana pemanfaatan gasnya. Engagement dengan calon pelanggan harus tetap di-maintain untuk bersama-sama melalui kondisi pandemi serta menjaga opportunity pertumbuhan ke depan,” ujar Faris dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/9/2021).

Faris menambahkan, kondisi pandemi juga menjadi tantangan bagi PGN dalam menyelesaikan proyek-proyek Customer Attachment. Kegiatan proyek di lapangan harus disesuaikan dengan pengaturan protokol kesehatan, baik terkait pengaturan waktu kerja, prosedur pelaksanaan maupun aspek HSSE lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan berbagai inovasi yang dilakukan, PGN tetap menjaga Service Level Agreement (SLA) untuk penyelesaian proyek dengan pelanggan baru.

Baca juga: PGN Salurkan Gas ke Kilang Balongan Milik Pertamina

Program gasifikasi gas bumi akan dilakasanakan secara berkelanjutan untuk melayani kebutuhan gas bumi bagi pelanggan retail dan industri umum, termasuk smelter serta pelanggan di Kawasan Ekonomi Khusus/ Kawasan Industri.

Potensi kebutuhan gas pada Kawasan Industri (KI) -/+ sebesar 390 BBTUD.

Sedangkan proyek Smelter memiliki potensi demand gas sampai dengan 80 BBTUD.

PGN Subholding Gas Pertamina telah menandatangani HOA untuk penyaluran gas ke KI Kendal dengan potensi demand sebesar 37 BBTUD dan KIT Batang dengan kebutuhan gas saat nanti beroperasi pada tahun 2023 diperkirakan sebesar 24 MMSCFD yang dapat dilakukan melalui infrastruktur gas pipa, CNG maupun LNG.

“Secara berkesinambungan, PGN sebagai Subholding Gas mengembangkan infrastruktur jaringan pipa transmisi dan distribusi gas bumi serta moda transportasi lainnya untuk menghubungkan sumber-sumber pasokan dengan titik titik demand, baik untuk pelanggan power, kilang, industri, komersial, maupun rumah tangga,” kata Faris.

Baca juga: PGN dan PAL Bakal Kembangkan Infrastruktur LNG



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.