KEK Gresik Ditargetkan Tarik Investasi Rp 220,1 Triliun dan Serap 199.818 Tenaga Kerja

Kompas.com - 16/09/2021, 17:01 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, meski sudah berpengalaman dalam bidang usaha, namun banyak pelaku UMKM yang saat ini masih belum berani berutang untuk mengembangkan usahannya. Dok. Diskominfo SumutMenteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, meski sudah berpengalaman dalam bidang usaha, namun banyak pelaku UMKM yang saat ini masih belum berani berutang untuk mengembangkan usahannya.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan KEK Gresik Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) mampu menyerap investasi besar ketika beroperasi penuh tahun 2036.

Tak tanggung-tanggung, target investasi yang dicanangkan mencapai 15,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 220,1 triliun. Investasi itu diharapkan mampu menyerap 199.818 tenaga kerja.

"Saat beroperasi penuh di tahun 2036, target investasi KEK Gresik adalah 15,5 miliar dollar AS dan tenaga kerja yang diserap adalah 199.818 orang dalam periode yang sama," kata Airlangga dalam Kompas Talk, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Temui Luhut, Perusahaan Teknologi G42 Jajaki Kerja Sama Investasi

Airlangga berharap, KEK Gresik yang baru saja diresmikan pemerintah menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayahnya sekaligus turut membantu pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19.

KEK Gresik diharapkan menjadi tempat yang cocok untuk industri pengolahan dan industri elektronik, menyusul masuknya PT Freeport Indonesia (PTFI) selama 18 tahun ke depan dengan kategori periode sewa awal.

"Kawasan industri Gresik ini diharapkan industri pengolahan akan bekerja sebagai produk substitusi dari smelter yang dapat digunakan untuk industri pupuk. Kemudian dibangun ekspansi smelter metal, besi baja, serta tembaga," ucap Airlangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terima PP KEK, Bos MNC Targetkan Proyek Lido World Garden Rampung 2022

Memang kata Airlangga, pembangunan KEK di berbagai wilayah bertujuan untuk mengakselerasi ekonomi lewat peningkatan ekspor dan pertumbuhan investasi serta penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu, tingkat pengangguran yang sempat melonjak akibat pandemi Covid-19 bisa diperkecil.

Pemerintah sendiri telah menetapkan 19 KEK yang terdiri dari 11 KEK industri dan 8 KEK pariwisata. Di antara 19 KEK tersebut, 12 KEK telah beroperasi dan 7 KEK siap dioperasikan.

Keberadaan KEK telah mampu memfasilitasi kegiatan ekspor sebesar Rp 3,66 triliun pada semester I 2021 yang dikontribusi dari 166 pelaku usaha/investor yang telah berinvestasi di KEK. Lewat kegiatan ekspor tersebut, penciptaan lapangan kerja mencapai 26.741 orang.

"Realisasi investasi dan pembangunan kawasan di 19 KEK mencapai Rp 19,52 triliun dengan investasi pelaku usaha sebesar Rp 32,76 triliun," pungkas Airlangga.

Baca juga: Bangun KEK Mandalika, ITDC Dapat Guyuran Rp 550 Miliar Lebih dari BUMN Perbankan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.