Kompas.com - 16/09/2021, 19:48 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta perusahaan swasta yang bekerja sama dengan BUMN tidak mengakali perusahaan milik negara.

Erick mengatakan, kerja sama antara BUMN dengan swasta harus mengedepankan transparansi, sehingga kerja sama yang dihasilkan bisa saling menguntungkan.

"Saya enggak mau ada oknum di BUMN, selama ini sering terjadi tindak korupsi karena project base bukan bisnis proses yang baik. Saya juga meminta para swasta yang bekerja sama dengan BUMN jangan ngakalin (mengakali), harus win-win," ujarnya dalam acara Launching Produk Bersama dengan Nusakita, Panganesia, dan Rania, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Ada Pegawai Kimia Farma Jadi Terduga Teroris, Ini Kata Kementerian BUMN

Erick mengatakan untuk membangun ekosistem bisnis yang sehat, dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antara BUMN dengan swasta yang menghasilkan kesepakatan saling menguntungkan atau win-win solution.

Ia juga tak ingin perusahaan pelat merah menjadi pihak yang selalu diuntungkan, sebab dalam kerja sama bisnis harus ada keuntungan yang didapatkan setiap pihak.

"Kita harus membangun ekosistem yang sehat, kita enggak mau BUMN jadi menara gading. Saya mau pastikan kerja sama BUMN dengan swasta dan pemerintah daerah harus win-win, saling untung,” kata Erick.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, Erick juga menekankan, dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat diperlukan juga kejujuran. Ia tidak ingin lagi terjadi tindakan korupsi di perusahaan pelat merah dengan memanfaatkan proyek-proyek yang sedang dikerjakan.

Menurutnya, transparansi menjadi hal penting di masa kini seiring dengan perkembangan digitalitasi. Oleh sebab itu, pihaknya selalu mendorong perusahaan-perusahaan pelat merah melakukan digitalisasi dalam menjalankan proses bisnisnya.

Baca juga: Erick Thohir: Jika BUMN Bisa Profit, UMKM Jangan Pailit

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.