Menaker Minta Bank Himbara Penyaluran BSU Rampung Akhir Oktober

Kompas.com - 17/09/2021, 08:20 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat mengunjungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021).
DOK. Humas KemenakerMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat mengunjungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang telah berlangsung selama beberapa minggu belakangan ini mulai direlaksasi.

Termasuk wilayah PPKM Jawa-Bali yang saat ini turun ke level 3.

Tren positif tersebut terus dijaga oleh pemerintah untuk meningkatkan penanganan pemulihan ekonomi nasional, salah satunya melalui penyaluran bantuan subsidi upah/gaji (BSU).

Baca juga: PPKM Direlaksasi, Bisnis Kartu Kredit Diproyeksi Bakal Tumbuh Positif hingga Akhir Tahun

Hal ini ia sampaikan saat menyaksikan langsung pembukaan dan aktivasi rekening secara kolektif oleh Bank BRI bagi penerima BSU di PT L’essential, Tangerang, Banten, pada Kamis (16/9/2021).

"Kami berharap kepada para Bank Himbara agar proses penyaluran BSU ini bisa rampung pada akhir bulan Oktober ini, maka dari itu untuk mempercepat penyalurannya Bank Himbara saat ini melakukan jemput bola terkait aktivasi pembukaan rekening," ujar Ida lewat keterangan tertulis, dikutip Jumat (17/9/2021).

Ia menyebutkan, hingga Kamis, total BSU yang telah disalurkan sebanyak 4.611.816 kepada pekerja/buruh yang terdiri dari 2.301.976 ditransfer langsung ke pekerja/buruh yang memiliki rekening Himbara dan 2.309.840 yang dilakukan penyalurannya melalui pembukaan rekening kolektif oleh pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus Banten, jumlah penerima BSU sebanyak 214.308 pekerja/buruh. Untuk Tangerang Selatan, jumlah penerimanya sebanyak 34.687 orang.

"Dari sejumlah 420 pekerja Perusahaan L’essential yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 352 pekerja ditetapkan memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan subsidi upah atau gaji yang disalurkan pada tahap tiga di Bank BRI," ujar Ida.

Baca juga: Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Perjalanan Selama PPKM

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN mewakili Dirut Utama BRI, Agus Noorsanto menyampaikan kebanggaannya dapat turut menyukseskan program PEN yang salah satunya adalah bantuan subsidi upah sebesar Rp 1 juta yang ditransfer sekaligus kepada para pekerja/buruh.

"Sinergi kerja sama antara BRI dan Kemnaker terkait penyaluran BSU ini merupakan tahun kedua yang dimulai pada tahun 2020 dan 2021, di mana hingga hari ini total penyaluran dana yang telah di salurkan oleh BRI yakni sekitar 1,3 juta penerima BSU," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.