Menko Airlangga: Anggaran KUR Naik Jadi Rp 285 Triliun, Bunganya 3 Persen

Kompas.com - 17/09/2021, 14:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.
ANTARA FOTO/Fransisco CarolioMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpidato saat menghadiri acara penyerahan bantuan KUR klaster di hotel JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/9/2021). PT Askrindo memberikan bantuan CSR berupa tiga unit mesin jahit dan satu meja potong kepada nasabah KUR yang dijamim oleh PT Askrindo demi mendongkrak perekonomian dan membangkitkan sektor usaha kecil dan menengah. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah sudah menambah anggaran program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hal itu disampaikan Airlangga saat mengikuti agenda penyaluran KUR dalam rangkaian kunjungan kerja di Kota Pekalongan, Kamis (16/9/2021).

“Arahan Bapak Presiden, anggaran KUR ini ditingkatkan dan saat ini sudah ditingkatkan dari 253 triliun rupiah menjadi 285 triliun rupiah dengan bunga 3 persen,” ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Pemerintah mengaku terus memaksimalkan peran KUR untuk membantu UMKM bertahan di masa pandemi. KUR juga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas UMKM agar bisa naik kelas dan go digital.

Baca juga: Jokowi Tambah Anggaran KUR Jadi Rp 285 Triliun

Oleh karena itu, pemerintah memberikan berbagai insentif KUR mulai dari tambahan subsidi bunga KUR 3 persen hingga 31 Desember 2021, kebijakan penundaan angsuran pokok KUR, dan relaksasi ketentuan KUR berupa perpanjangan jangka waktu serta penambahan limit plafon KUR.

Saat kunjungan ke Pekalongam, Menko Airlangga menyerahkan KUR kepada 17 debitur KUR BRI, BNI, Bank Mandiri, BPD Jateng, BSI, dan Kospin Jasa dengan nilai Rp 3,17 Miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Debitur meliputi pelaku usaha batik, pertanian, perkebunan, peternakan, konveksi, kerajinan, pedagang sayur dan ayam.

“Saya mengapresiasi peran perbankan yang telah menyalurkan KUR dengan sangat baik. Penyalurannya tinggi sekaligus penyaluran bantuan pendampingannya juga tinggi. Semoga ini bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi dan masyarakat bisa sejahtera,” kata Menko Airlangga.

Pemerintah mencatat, hingga 13 September 2021, KUR yang telah disalurkan mencapai Rp 179,54 triliun kepada 4,77 juta debitur, atau mencapai 63 persen dari target tahun 2021.

Baca juga: Bank Minta Tambahan Kuota KUR

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.