Ongkos Kirim Barang DHL Express Naik 4,9 Persen Tahun Depan

Kompas.com - 17/09/2021, 14:25 WIB
DHL KONTAN/ MuradiDHL

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan logistik DHL Express akan menaikkan ongkos kirim barang mulai 1 Januari 2022. Kenaikan ongkos kirim barang yang berlaku di Indonesia yaitu 4,9 persen dibandingkan dengan tahun 2021.

"Kami selalu berusaha keras untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Untuk itu, kami terus berusaha mengembangkan dan meningkatkan layanan kami, agar terus dapat mendukung agar bisnis pelanggan kami dapat terus berjalan bahkan pada saat terjadi krisis global," kata Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad melalui keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Adapun kenaikan ongkos kirim barang tersebut berdasarkan pertimbangan inflasi, perubahan nilai tukar mata uang, dan biaya administratif terkait peraturan dan aturan keamanan.

Baca juga: Merger Pelindo Jadi Strategi Tekan Biaya Logistik yang Mencekik

Peraturan keamanan diperbarui secara rutin oleh otoritas nasional dan internasional di 220 negara dan wilayah, tempat DHL Express beroperasi.

Lebih lanjut kata dia, kenaikan ongkos kirim barang akan bervariasi antara negara satu dengan negara lainnya, dan akan berlaku bagi semua pelanggan yang tercakup dalam kontrak di wilayah tersebut.

DHL Express sudah berencana untuk dapat berinvestasi berkelanjutan pada jaringan infrastruktur dan memperkuat ketangguhannya dalam menghadapi krisis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan penyesuaian harga tahunan ini, kami dapat berinvestasi pada infrastruktur dan teknologi untuk memastikan agar kami dapat memberikan solusi layanan yang tangguh, berkesinambungan, serta terbaik bagi pelanggan," kata Ahmad

Baca juga: Ditekan Pemerintah, Kekayaan Sejumlah Miliarder China Turun

"Hal ini termasuk pesawat dan kendaraan canggih dengan teknologi modern, serta perluasan pada hub dan gateway kami untuk dapat meningkatkan kapasitas dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat akan kebutuhan layanan ekspres lintas negara," sambung dia.

Pada 2020, penghasilan perusahaan yang merupakan bagian dari Deutsche Post DHL Group tersebut mencapai lebih dari 66 miliar euro.

Deutsche Post DHL Group berencana untuk mencapai logistik beremisi nol pada 2050 mendatang. Hingga kini, DHL telah mempekerjakan sekitar 400.000 karyawan di lebih dari 220 negara dan wilayah seluruh dunia.

Baca juga: Menko Airlangga: Anggaran KUR Naik Jadi Rp 285 Triliun, Bunganya 3 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.