Kompas.com - 20/09/2021, 05:09 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar keuangan khususnya pasar saham di dalam negeri kembali menggeliat di tahun ini. Hal tersebut terlihat dari jumlah nilai emisi untuk penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) dan rights issue yang mencapai rekor anyar.

Alhasil, perusahaan sekuritas pun turut kecipratan berkah. Bahkan, beberapa perusahaan di sektor ini mencatatkan kinerja positif di tahun 2021.

Misalnya saja, Mirae Asset Sekuritas Indonesia, yang hingga 16 September secara year-to-date (ydt) telah mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp 503,8 triliun. Dengan capaian tersebut, perusahaan ini memiliki pangsa pasar sebesar 11,1 persen.

Baca juga: Ini Cara Tebus Saham Right Issue Lewat Mandiri Sekuritas

“Sepanjang tahun 2020, nilai transaksi kami hanya sebesar Rp 410 triliun dan memiliki 9,19 persen market share,” kata Head of Wealth Management Mirae Asset Sekuritas Indonesia Fajrin Hermansyah kepada Kontan.co.id, akhir pekan lalu.

Tak hanya itu, di tahun ini, Mirae Asset Sekuritas juga sudah menyelesaikan lima IPO dengan total nilai penawaran sebesar Rp 433,32 miliar.

Adapun lima emiten tersebut adalah Diagnos Laboratorium (DGNS), Berkah Beton (BEBS), Zyrexindo (ZYRX), Ultra Voucher (UVCR), dan Global Sukses Solusi (RUNS).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekadar informasi, sepanjang tahun 2021 ini, sudah ada 38 perusahaan yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia. Total nilai emisinya pun mencapai Rp 32,14 triliun. Jumlah ini adalah terbesar sejak 1977.

“Rencana masih ada (IPO) tapi tidak bisa saya disclose lebih jauh,” imbuh Fajrin.

Dengan capaian Mirae Asset tersebut, pendapatan perusahaan pun turut mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada paruh pertama tahun ini. Tercatat, di semester I-2021, pendapatan usaha Mirae Asset melesat 143,27 persen yoy menjadi Rp 477,22 miliar.

Hal yang sama juga dialami oleh Mandiri Sekuritas. Sepanjang paruh pertama tahun ini, pendapatan usaha perusahaan mencapai Rp 465 miliar atau meningkat 61 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.