Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Ikut Pelatihan Usaha dari Kemenkop? Ini Syarat dan Cara Mengikutinya

Kompas.com - 20/09/2021, 10:53 WIB
Elsa Catriana,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Smesco Indonesia mengundang 50 jenama atau pelaku usaha yang terpilih di bidang fesyen dan Food & Beverages (F&B) untuk mengikuti workshop kelas daring yang diadakan selama 4 bulan secara daring dan luring.

Setelah mengikuti pelatihan tersebut, dari 50 jenama tersebut kemudian akan dipilih menjadi 20 jenama yang beruntung untuk mengikuti kelas mentoring tatap muka langsung bersama para ahli di Jakarta.

Oleh sebab itu, kesempatan ini sangat bagus dan menarik untuk menambah wawasan dan keterampilan-keterampilan para pengusaha.

Baca juga: Manfaatkan E-commerce, UMKM Tetap Cuan di Tengah Pandemi

Mengutip dari media sosial Instagram resmi @kemenkopukm, Senin (20/9/2021), berikut cara mendaftar hingga persyaratannya.

A. Fesyen

1. Materi
Untuk di industri fesyen, pelatihan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dasar dan mengembangkan keterampilan usaha yang akan fokus pada beberapa topik seperti:

  • Riset pasar, pencarian inspirasi, bahan baku dan ramalan tren
  • Perumusan Konsep
  • Pembuatan gambar/ilustrasi fashion
  • Pembuatan teknik manipulasi kain
  • Pembuatan gambar kerja sederhana
  • Pengeditan koleksi final

2. Syarat dan ketentuan

  • Usia 19-45 tahun
  • Usia bisnis minimal 1 tahun
  • Mengirimkan portfolio koleksi minimal 3 looks

3. Pendaftaran: 1 - 30 September 2021

4. Jadwal Workshop

  • Webinar 1: 14-15 Oktober 2021
  • Pelaksanaan workshop pendampingan: 27-29 Oktober 2021
  • Mentoring Daring: 8-9 November 2021
  • Webinar 2: 15-16 November 2021

5. Info lebih lanjut bisa mengunjungi smesco.go.id

Baca juga: Menkop: Kontribusi Pajak UMKM Masih Sangat Rendah

B. Food & Beverages (F&B)

1. Materi
Untuk di industri F&B, pelatihan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dasar dan mengembangkan keterampilan usaha yang akan fokus pada beberapa topik seperti:

  • Tren makanan dan minuman masa mendatang
  • Merangkai ide bisnis
  • Menemukan produk yang sesuai market
  • Merancang model bisnis

2. Syarat dan ketentuan:

  • Berusia 20-45 tahun
  • Berwarganegara Indonesia
  • Bersedia mengisi data pendaftaran dan mengunggah profil bisnis

3. Pendaftaran: 06 September - 03 Oktober 2021

4. Jadwal workshops

  •  Webinar mentoring: 25 & 26 Oktober 2021
  • Mentoring tatap muka: 10-12 November 2021

 

5. Info lebih lanjut bisa mengakses smescofoodcamp.id

Nah Anda berminat untuk mengikuti pelatihan usaha dari Kemenkop UKM dan smesco? Langsung saja ikuti langkah-langkah di atas.

Baca juga: Jangan Sampai Kepesertaan Dicabut, Begini Cara Beli Pelatihan Kartu Prakerja

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com