Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Targetkan Kantongi Rp 10 Triliun

Kompas.com - 20/09/2021, 17:34 WIB
Ilustrasi penjualan sukuk. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan sukuk.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan kembali melelelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara untuk mendapatkan dana dalam rangka menambal anggaran di APBN 2021.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan menyampaikan, lelang sukuk negara akan dilakukan pada Selasa (21/9/2021). Pemerintah mematok target indikatif lelang sukuk sebesar Rp 10 triliun.

"Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 21 September 2021," tulis DJPPR dalam siaran pers seperti dikutip Kompas.com, Jakarta, Senin (20/9/2021).

DJPPR menyebut lelang sukuk kali ini terdiri dari 6 seri yaitu SPN-S 08032022 (reopening), PBS031 (reopening), PBS032 (reopening), PBS030 (reopening), PBS029 (reopening), dan PBS028 (reopening).

Baca juga: Pengusaha Yakin Perpanjangan Diskon PPnBM Genjot Penjualan Mobil

Adapun imbalan yang ditawarkan yaitu SPN-S 08032022 (diskonto), PBS031 (4 persen), PBS032 (4,87 persen), PBS030 (5,87 persen), PBS029 (6,37 persen), dan PBS028 (7,75 persen).

Sementara itu, tanggal jatuh tempo keenam sukuk yaitu 8 Maret 2022 (SPN-S 08032022), 15 Juli 2024 (PBS031), 15 Juli 2026 (PBS032), 15 Juli 2028 (PBS030), 15 Maret 2034 (PBS029), dan 15 Oktober 2046 (PBS028).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lelang sukuk akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam.

Semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui peserta lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Baca juga: Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.