Kompas.com - 22/09/2021, 15:31 WIB
KB Bukopin. Dok. KB BukopinKB Bukopin.

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) menunda pelaksanaan rights issuenya.

"Terdapat perubahan pada indikasi jadwal pelaksanaan penawaran umum terbatas IV, namun perseroan hingga saat ini masih belum dapat mempublikasikan indikasi jadwal terbaru," kata Tias Hardi Sekretaris Perusahaan Bank KB Bukopin dalam keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (22/9/2021).

Sebelumnya, BBKP memperkirakan rencana penawaran umum terbatas tersebut akan mendapat izin dari regulator pada 15 September 2021.

Baca juga: Partial Delisting, Bank KB Bukopin Hapus Saham Bosowa dan Kopkapindo

Adapun periode pencatatan saham rights issue di Bursa Efek Indonesia semula dijadwalkan digelar pada pada 29 September- 6 Oktober 2021.

Tanggal akhir perdagangan saham dengan HMETD (Cum-Right) di pasar negosiasi dan reguler dijadwalkan pada 23 September dan di pasar tunai 27 September.

Sementara perdagangan saham tanpa HMETD (Ex-Right) di pasar reguler dan negosiasi pada 24 September dan di pasar tunai pada 28 September.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengumuman jadwal pelaksanaan rights issue telah dipublikasikan dalam prospektus ringkas pada 3 September 2021 lalu.

Sebagai informasi bank berkode saham BBKP ini akan melaksanakan rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 35.156.418.285 saham baru dengan nominal Rp 100 per saham.

Baca juga: Bosowa Cabut Tuntutan ke Kookmin & OJK terkait Bank Bukopin

Dalam prospektusnya, KB Bukopin menyebutkan bahwa dana hasil rights issue akan digunakan memperkuat modal, mendukung penyaluran kredit, dan memperkuat struktur pendanaan jangka panjang sesuai dengan arah bisnis yang telah ditetapkan.

Secara rinci, dana itu akan digunakan 60 persen untuk pengembangan bisnis di segmen UMKM dan 40 persen di segmen konsumer. Itu sejalan dengan rencana bisnis bank (RBB) KB Bukopin sampai tahun 2023 dimana pengembangan bisnis ritel ditargetkan bisa mencapai 67 persen dan segmen komersial sebesar 33 persen.

Per per Agustus 2021, kepemilikan saham KB Bukopin terdiri dari Kookmin Bank Co Ltd dengan porsi 67 persen, Bosowa Corporindo 6,31 persen dan sisanya dimiliki masyarakat. (Dina Mirayanti Hutauruk)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bank KB Bukopin tunda rights issue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.