Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Kompas.com - 22/09/2021, 18:38 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ketika menyamar menjadi pegawai farmasi Apotek Kimia Farma  dan melayani pembeli di Ruko Depok Maharaja, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021). Dokumentasi Humas Kementerian BUMNMenteri BUMN Erick Thohir ketika menyamar menjadi pegawai farmasi Apotek Kimia Farma dan melayani pembeli di Ruko Depok Maharaja, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021).

Selain soal kinerja keuangan, Erick bilang, lewat revisi UU BUMN maka akan semakin memperjelas pemberian PMN, sehingga hanya BUMN yang benar-benar membutuhkan yang akan mendapatkannya, menyesuaikan kemampuan perusahaan. Sekaligus untuk memastikan penggunaannya jelas.

"Tentu PMN dengan UU BUMN ini yang kami harapkan bisa jadi peta besar juga, bahwa PMN itu mesti ada konteks yang jelas. Kalau memang itu penugasan maka itu harus dilangsungkan, tetapi jika secara korporasinya tidak kuat, maka ini harus jadi jelas dananya," katanya.

Baca juga: Erick Thohir Tebar Janji ke Petani Tebu, Boleh Ditagih Tahun Depan

Lewat revisi BUMN, menurut Erick, sekaligus memperkuat peran Kementerian BUMN untuk mengambil tindakan terhadap perusahaan pelat merah yang bermasalah. Seperti untuk mengambil keputusan restrukturisasi, merger, atau malah memperkuat perusahaannya.

Dengan demikian, ia berharap bisa mengingkatkan kualitas perusahaan pelat merah sehingga semakin berdaya saing di tingkat global. Terlebih saat ini semakin sedikit BUMN yang merambah global, menurut perhitungannya hanya 4 BUMN yang bertahan di pasar global.

"Jadi saya rasa kuncinya daripada UU BUMN menjadi penting, karena turunannya disitu ada PMN dan kinerja dari perusahaan bisa kita lakukan apakah dengan restrukturisasi, merger, atau malah diperkuat," pungkas Erick.

Baca juga: Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.