Pemerintah Batasi Pintu Masuk Kedatangan Internasional, Simak Lokasi dan Syaratnya

Kompas.com - 23/09/2021, 11:59 WIB
Ilustrasi bandara DOK. Shutterstock ShutterstockIlustrasi bandara DOK. Shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan pintu masuk kedatangan internasional dibatasi, baik untuk transportasi darat, udara, maupun laut. Hal ini untuk mencegah masuknya varian baru virus corona penyebab Covid 19 yakni varian Mu (B.1.621).

Ketentuan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Serta merujuk Inmendagri Nomor 44 Tahun 2021 tentang PPKM Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

"Kemenhub terus menghimbau kepada masyarakat termasuk operator transportasi agar tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya varian baru Covid-19, seperti varian Mu,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati dalam keterangannya, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: PPKM Berlanjut, Kemenhub Tegaskan Syarat Perjalanan Dalam Negeri Tak Berubah

Secara rinci, beleid tersebut mengatur bahwa pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional untuk bandara hanya dibuka di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Lalu untuk pintu masuk lewat pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam dan Pelabuhan Tanjung Pinang yang berlokasi di Sumatera, serta di Pelabuhan Nunukan yang berlokasi di Kalimantan.

Sementara untuk pintu masuk darat lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) hanya dibuka di Terminal Entikong dan Aruk yang berlokasi di Kalimantan, serta di Terminal Motaain yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syarat pelaku perjalanan internasional masuk lewat bandara

Aturan mengenai syarat pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia lewat bandara di masa PPKM, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2021.

Ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi bagi pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Pelaku perjalanan harus sudah divaksin dua dosis atau full vaksinasi.

Bagi warga negara Indonesia (WNI) yang belum mendapat vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia. Sedangkan bagi warga negara asing (WNA) wajib telah menerima vaksin dosis lengkap untuk masuk ke Indonesia.

Selain persyaratan vaksin, pelaku perjalanan dari luar negeri juga harus bebas dari Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil tes RT-PCR dan menjalani masa karantina selama 8 hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.