Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Kompas.com - 23/09/2021, 16:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Jago Tbk meresmikan unit usaha syariah (UUS) dengan nama Jago Syariah, guna memfasilitasi nasabah yang membutuhkan layanan keuangan berprinsip syariah. Sama seperti layanan konvensionalnya, layanan Jago Syariah akan tersedia dalam sebuah aplikasi bank digital.

Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar mengatakan, Jago Syariah diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah mengakses produk layanan perbankan di tengah percepatan transformasi digital. Pasalnya, saat ini sebagian besar layanan bank digital merupakan produk bank konvensional.

"Kami menyediakan pilihan bagi mereka yang punya preferensi dilayani melalui produk dan jasa layanan perbankan syariah," kata dia, dalam keterangannya, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Lebih lanjut Kharim menjelaskan, aplikasi Jago Syariah saat ini sudah masuk ke dalam tahap finalisasi. Aplikasi ini nantinya diharapkan dapat mengakselerasi inklusi dan literasi finansial syariah, khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses perbankan.

"Kami tentu berupaya meluncurkan aplikasi ini secepatnya, karena kami meyakini aplikasi ini akan sangat bermanfaat bagi segmen nasabah syariah yang ingin menikmati solusi keuangan digital berprinsip customer centric," tuturnya.

Industri bank syariah disebut masih memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Ini terefleksikan dari realisasi pertumbuhan industri tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan aset bank syariah beserta unit usaha syariah (UUS) melesat 15,87 persen dengan dana pihak ketiga meningkat 16,55 persen menjadi Rp 491,1 triliun.

"Digitalisasi akan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap nasabah sekaligus memperluas pangsa pasar. Kami meyakini kehadiran aplikasi bank syariah digital akan berdampak positif dalam mendorong kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional," kata Kharim.

Menurut Kharim, nasabah menginginkan kualitas aplikasi keuangan digital syariah harus setara dengan aplikasi bank konvensional, terutama dalam penerapan teknologi dan fitur transaksi.

"Jadi, nasabah memiliki ekspektasi bahwa aplikasi digital syariah yang akan mereka gunakan harus mumpuni dan mampu memberikan solusi atas permasalahan pengelolaan keuangan sehari hari," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Sudah Suntik Modal Rp 61,8 Triliun ke BLU dan BUMN Sepanjang 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.