Komunitas Warteg: Pemerintah Perlu Menyubsidi Biaya Pendirian Koperasi UMKM

Kompas.com - 23/09/2021, 17:05 WIB
Ilustrasi: warung makan KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi: warung makan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni mengusulkan agar pemerintah memberikan subsidi pendirian koperasi bagi pelaku usaha mikro, kecil dan, menengah (UMKM).

Usul itu disampaikan langsung oleh Kowantra saat bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada Kamis (23/9/2021).

"Kowantara mengusulkan agar biaya-biaya pendirian koperasi terjangkau, maka perlu ada subsidi dari pemerintah untuk memudahkan usaha mikro dan kecil mendirikan atau membentuk sebuah koperasi di masing-masing asosiasi atau komunitasnya," ujarnya lewat pesan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Menurut Mukroni, pertemuan dengan Menkop UKM merupakan tindak lanjut pertemuan antara asosiasi UMKM dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 15 September 2021.

Baca juga: Sri Mulyani Soroti Provinsi Banten gara-gara Belanja Bansos Rendah

Saat ini, Kowantara telah memiliki koperasi yang berada di tiga daerah, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Bahkan, tak menutup kemungkinan akan memperluas pembentukkan koperasi Kowantara.

"Kowantara di bulan September ini akan membentuk koperasi sekunder yang bernama Induk Koperasi Warung Tegal Nusantara (Inkowantara)," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data Kemenkop UKM pada Juli 2021, sebanyak 63.955.369 juta atau 99,61 persen merupakan pelaku usaha mikro, usaha kecil jumlahnya 193.959 atau 0,30 persen.

Sementara, jumlah usaha menengah 44.728 atau 0,07 persen. Sedangkan, usaha skala besar hanya 5.550 atau 0, 008 persen.

Dengan jumlah yang begitu besar di struktur usaha mikro dan kecil, Kowantara menilai kehadiran pemerintah harus kian dirasakan oleh pelaku usaha.

"Perlu ditingkatkan kelembagaan di struktur kementerian negara yaitu dari Kementerian Koperasi dan UKM ke level kementerian koordinator, yaitu ke Kementerian Koordinator Ekonomi Bidang Koperasi dan UKM," kata dia.

Baca juga: Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.