Bulu Mata Palsu Asal Purworejo Mendunia, Diekspor hingga ke AS

Kompas.com - 27/09/2021, 15:14 WIB
Bulu mata palsu dan wig produksi Indonesia kembali menjadi primadona dalam pameran produk kosmetik dan kecantikan COSMOPROF, di Bologna, Italia, 14?18 Maret 2019. DOKUMENTASI KBRI ROMABulu mata palsu dan wig produksi Indonesia kembali menjadi primadona dalam pameran produk kosmetik dan kecantikan COSMOPROF, di Bologna, Italia, 14?18 Maret 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Produk bulu mata asal Purwerejo ternyata sudah mendunia. Hal itu terbukti karena produk tersebut sudah diekspor hingga ke Amerika Serikat (AS). 

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional bersama PT Astra International Tbk melakukan pelepasan ekspor bulu mata palsu ke Zimbabwe, Turki, dan Amerika Serikat dengan nilai sekitar 30.000 dollar AS.

Ekspor ini dilakukan oleh PT Diva Prima Cemerlang yang merupakan fasilitator bulu mata palsu Desa Sejahtera Astra (DSA) Purwerejo.

"Kami sangat mengapresiasi upaya PT Diva Prima Cemerlang dalam memfasilitasi produk unggulan desa mendunia, termasuk ke pasar nontradisional dan juga ke pasar AS, di mana persaingan dan persyaratan pemasarannya sangat ketat,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi dalam siaran resminya, dikutip Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Luhut Minta Kepala Daerah Hadirkan Produk dan Layanan Premium

Menurut Didi, kegiatan pelepasan ekspor ini merupakan bukti nyata keberhasilan produk unggulan desa berkontribusi terhadap penguatan perekonomian nasional.

“Dengan dilakukannya pelepasan ekspor ini, diharapkan dapat memacu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di level desa lainnya untuk lebih semangat berkarya dan ikut memasuki pasar internasional,” kata Didi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan menjelaskan, ekspor bulu mata palsu asal Purworejo ini merupakan salah satu hasil kerja sama Ditjen PEN Kemendag dan PT Astra International Tbk, dalam program Pengembangan Ekspor Produk Unggulan Desa yang ditanda tangani pada 28 Juli 2021.

Dalam kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas ekspor sekitar 755 desa dalam program DSA agar berdaya saing dan mampu berkompetisi di pasar global.

Baca juga: 6 Perempuan Muda Ini Bakal Ambil Alih Jabatan Erick Thohir

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.