Kompas.com - 27/09/2021, 15:54 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (27/9/2021). Sementara di pasar spot, rupiah di akhir perdagangan menguat dari posisi sebelumnya Rp 14.258 per dollar AS.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 6.122,49 atau turun 22,3 poin (0,36 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.144,81. Aksi beli bersih asing Rp 355,71 miliar di seluruh pasar.

Sebanyak 206 saham melaju di zona hijau dan 314 saham di zona merah. Sedangkan 148 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 11,64 triliun dengan volume 25,74 miliar saham.

Baca juga: Sebelum Mulai Investasi Saham, Kenali Dulu Keuntungan dan Risikonya

Asing mencatatkan aksi jual bersih tertinggi pada saham Bank MNC International (BABP) sebesar Rp 56 miliar. BABP ditutup stagnan di level Rp 280 per saham, dengan volume transaksi 624,2 juta saham dan total transaksi Rp 171,7 miliar.

Menyusul, saham Bank Mandiri (BMRI) yang juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BABP sebesar Rp 54,6 miliar.

Sepanjang hari ini BMRI mencatat total transaksi sebesar Rp 202,9 miliar dengan volume 34,3 juta saham. BUKA sore ini melemah 1,26 persen di level Rp 5.900 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham Unilever Indonesia (UNVR) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BABP dan BMRI, senilai Rp 36,1 miliar. UNVR sore ini turun 2,7 persen di level Rp 3.860 per saham dengan total transaksi sebesar Rp 102,4 miliar dengan volume 26,3 juta saham.

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Central Asia (BBCA) sore ini masih mencatatkan aksi beli bersih tertinggi masing-masing Rp 257,5 miliar dan Rp 87,8 miliar. BBRI ditutup melemah 1,8 persen di level Rp 3.750 per saham, sementara BBCA terkoreksi 0,08 persen di level Rp 32.900 per saham.

Top losers sore ini antara lain saham XL Axiata (EXCL) yang terperosok 2,03 persen di level Rp 2.890 per saham. Selanjutnya, saham Timah (TINS) juga melemah 1,95 persen di level Rp 1.510 per saham. Kemudian, saham Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO) yang terkoreksi 1,9 persen di level Rp 2.520 per saham.

Baca juga: Investasi Saham Tidak "Menakutkan" asal Pakai Cara Ini

Top gainer sore ini, antara lain saham Bundamedik (BMHS) dan Matahari Putra Prima (MPPA) yang meroket 5,53 persen, masing-masing di level Rp 1.145 per saham dan 1.050 per saham. Kemudian, saham United Tractors (UNTR) yang menguat 3,6 persen di level 22.875 per saham.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.