Bank Sentral China Larang Transaksi Aset Kripto, Bagaimana Prospek Bitcoin Cs?

Kompas.com - 27/09/2021, 18:04 WIB
Ilustrasi aneka uang kripto (cryptocurrency). SHUTTERSTOCK/CHINNAPONGIlustrasi aneka uang kripto (cryptocurrency).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank sentral China, People's Bank of China (PBOC), resmi melarang seluruh transaksi aset kripto di Negeri Tirai Bambu pada akhir pekan lalu.

Hal tersebut semakin melengkapi rangkaian sentimen negatif terhadap pasar aset kripto, yang telah terguncang oleh efek krisis Evergrande dan pernyataan bank sentral Amerika Serikat, the Federal Reserve.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, pernyataan dari PBOC langsung direspons dengan pelemahan berbagai jenis aset kripto.

Baca juga: Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Namun demikian, ia menilai, investor tidak perlu khawatir, sebab kabar tersebut merupakan sentimen yang sifatnya jangka pendek.

“Menurut saya, pengumuman ini hanya akan berdampak jangka pendek karena aksi market jual yang sifatnya memang hanya sementara,” kata Oscar kepada Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Oscar menjelaskan, pernyataan PBOC terkait pelarangan transaksi kripto bukanlah hal yang baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada awal 2021, pemerintah China mengumumkan akan menindak tegas seluruh aktivitas penambangan kripto.

Kabar tersebut, disusul oleh pernyataan grup industri keuangan Negeri Tirai Bambu itu pada Mei 2021 yaitu Asosiasi Keuangan Internet Nasional China, Asosiasi Perbankan China, dan Asosiasi Pembayaran dan Kliring China yang resmi melarang segala perdagangan kripto.

Baca juga: Harga Bitcoin dkk Rontok Usai Bank Sentral China Sebut Transaksi Aset Kripto Ilegal

“Sebelum tahun 2021, Bitcoin memang sejak tahun 2013 akhir sudah dilarang di Tiongkok. Pada 2017, pemerintahan Tiongkok pernah menutup bursa kripto lokal. Kemudian di Juli 2018, PBOC mengatakan ada sekitar 80 platform perdagangan kripto dan Initial Coin Offering yang ditutup,” tutur Oscar.

“Dan di tahun 2019, PBOC mengeluarkan pernyataan akan memblokir akses ke semua bursa kripto domestik dan asing serta situs web Initial Coin Offering,” tambah dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.