Gratis! Begini Cara Mendapatkan Nomor Induk Berusaha via Sistem OSS

Kompas.com - 28/09/2021, 12:35 WIB
Bidik layar situs Online Single Submission (OSS). Bidik layar situs Online Single Submission (OSS).Bidik layar situs Online Single Submission (OSS).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah menerbitkan sebanyak 205.373 Nomor Induk Berusaha (NIB), mulai dari awal pelaksanaan sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko pada 4 Agustus hingga 18 September 2021.

Jumlah ini terdiri dari usaha perseorangan sebanyak 187.435 dan badan usaha sebanyak 17.938.

Juru Bicara Kementerian Investasi Tina Talisa mengatakan, kebanyakan NIB yang diterbitkan para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden pada saat peluncuran Sistem OSS Berbasis Risiko pada 9 Agustus yang lalu, sistem ini harus memberikan kemudahan kepada pelaku usaha, khususnya usaha mikro dan kecil. Dan data memang menunjukkan bahwa 98,8 persen NIB yang diterbitkan adalah pelaku UMK," ujarnya beberapa waktu lalu melalui siaran persnya, dikutip Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Tiga Cara Cek Pinjaman Online Legal atau Ilegal di OJK

Pada periode 4 Agustus-18 September 2021, jumlah perizinan tunggal yang telah diterbitkan sebanyak 93.859 NIB.

Lalu apa itu NIB?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

NIB atau Nomor Induk berusaha merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS. Setelah memiliki NIB, maka pelaku usaha bisa mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional sesuai dengan bidang usahanya masing-masing.

NIB ini terdiri dari 13 digit angka yang juga merekam tanda tangan elektronik serta dilengkapi dengan pengaman.

Selain itu, NIB bisa digunakan sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir (API), dan hak akses kepabeanan.

Setelah memiliki NIB, maka pelaku usaha akan terdaftar pula sebagai peserta jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan. Masa berlaku dari NIB adalah selama para pelaku usaha menjalankan usahanya.

Dalam proses pembuatannya, NIB tidak dipungut biaya apapun.

Baca juga: Cara Mengajukan KPR BNI Online dan Syarat-syaratnya

Berdasarkan laman resmi BKPM, ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh para pelaku usaha sebelum mendapatkan NIB dengan mudah, apa saja?

1. Kenali bentuk usahanya

Pahami dulu bentuk usaha Anda sebelum mendaftar NIB agar proses pembuatan NIB bisa berjalan dengan mudah. Bentuk usaha beragam, bisa berupa perorangan, UMKM atau usaha dengan modal yang berasal dari dalam negeri maupun modal asing.

2. Persyaratan dokumen

Saat melakukan pendaftaran, jangan lupa persiapkan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan, yakni:

- Nomor KTP atau NIK. NIK yang dibutuhkan untuk pendaftaran adalah NIK Penanggung Jawab Usaha;

- Untuk badan usaha berbentuk PT, atau badan usaha yang didirikan oleh yayasan, CV, koperasi, firma dan persekutuan perdata, harus melakukan proses pengesahan badan usaha di Kementerian Hukum dan HAM. Anda bisa menggunakan AHU Online untuk membantu dalam proses pengesahan badan usaha;

- Untuk badan usaha berbentuk perum, perumda, badan layanan umum, badan hukum lainnya yang dimiliki oleh atau lembaga penyiaran, diminta untuk menyiapkan dasar hukum pembentukan badan usaha;

- Sertakan bukti pendaftaran kepesertaan BP Jamsostek atau BPJS Kesehatan;

- Jika Anda berencana atau sudah menggunakan tenaga kerja asing, diwajibkan memiliki Surat pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA);

3. Siapkan data Anda sebelum mendaftar NIB:

- Nama dan NIK

- Alamat tinggal

- Bidang usaha

- Lokasi penanaman modal

- Besaran rencana penanaman modal

- Rencana penggunaan tenaga kerja

- Nomor kontak usaha

- NPWP pelaku usaha perseorangan

- Rencana permintaan fasilitas fiskal, kepabeanan dan/atau fasilitas lainnya

Baca juga: Cara Buka Rekening Saham, Syarat Dokumen dan Daftar Sekuritas yang Berlisensi OJK

4. Jika Anda merupakan pelaku usaha non-perorangan, maka data yang harus disiapkan:

- Nama badan usaha

- Jenis bidang usaha

- Status penanaman modal

- Nomor akta pendirian atau nomor pendaftaran beserta pengesahannya

- Alamat korespondensi

- Besaran eencana penanaman modal

- Data pengurus dan pemegang saham

- Negara asal penanaman modal, jika terdapat penanaman modal asing

- Maksud dan tujuan badan usaha

- Nomor telepon badan usaha

- Alamat email badan usaha

- NPWP badan usaha

Jika dokumen dan data sudah dipersiapkan, tinggal melakukan pendaftaran dan membuat akun OSS melalui laman Online Single Submission di www.oss.go.id.

Setelah mendapatkan NIB, proses berikutnya adalah mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional.

Baca juga: Cara Mendapatkan Bantuan Uang Kuliah Rp 2,4 Juta dari Pemerintah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.