Masyarakat Senang, Pemerintah Sediakan Alternatif selain Aplikasi PeduliLindungi

Kompas.com - 28/09/2021, 17:46 WIB
Seorang wisatawan dipandu petugas scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/9/2021) KOMPAS.COM/IKA FITRIANASeorang wisatawan dipandu petugas scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/9/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat menyambut positif rencana pemerintah untuk memberikan alternatif penggunaan aplikasi selain PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan menggunakan kereta api dan pesawat terbang.

Salah satu yang menanggapi baik wacana ini adalah Desi (30), warga Bogor, Jawa Barat, yang sehari-hari menggunakan KRL Commuter Line ke tempat kerjanya di Jakarta.

Ketika ditemui di Stasiun Bogor, Selasa, ia mengatakan senang karena rencana perubahan aturan perjalanan tersebut akan memberikan kemudahan kepada calon penumpang untuk mengakses transportasi publik, seperti kereta api atau pesawat.

Baca juga: Naik Pesawat dan Kereta Bisa Tanpa Aplikasi PeduliLindungi, Cukup dengan Ini

Menurut Desi, masyarakat yang ingin bepergian tidak perlu mengakses beberapa aplikasi untuk memesan tiket hingga verifikasi dokumen kesehatan.

"Itu lebih bagus karena memudahkan masyarakat untuk menggunakan satu aplikasi saja yang sering digunakan untuk memesan tiket. Jadi cukup satu (aplikasi) saja tetapi ada fitur seperti PeduliLindungi," kata Desi sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (28/9//2021).

Hal senada juga diungkapkan oleh Tia (27), seorang karyawati yang bekerja di Jakarta Selatan. Dia mengatakan, rencana tersebut merupakan sebuah inovasi di zaman yang serba digital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dulu sebelum itu (PeduliLindungi), ada e-Hac yang harus diisi sebelum naik pesawat. Kalau semua aplikasi terintegrasi dengan PeduliLindungi jadinya tidak perlu ganti-ganti aplikasi dan bisa menghemat media penyimpanan," kata Tia.

Tia mengatakan, pemerintah juga perlu mengintegrasikan fitur di dalam PeduliLindungi untuk berbagai keperluan.

"Lebih bagus lagi kalau tidak hanya untuk syarat perjalanan, namun juga untuk masuk mal, menginap di hotel, atau sistem pembayaran secara digital. Jadi banyak aplikasi yang memuat fitur-fitur di dalam PeduliLindungi," ujarnya.

Demikian halnya dengan Rangga (35) yang mengatakan, banyak kendala yang dialami masyarakat atas aplikasi PeduliLindungi karena kesulitan mengunduh atau sulit mengaksesnya.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.