Menhub Minta Fasilitas Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Kompas.com - 28/09/2021, 19:35 WIB
Ilustrasi: Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (5/5/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi: Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (5/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II (Persero) menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan Budi saat meninjau terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (28/9/2021).

Tinjauan dilakukan untuk memastikan penanganan penumpang kedatangan internasional telah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku, dalam rangka mengantisipasi dan mencegah masuknya varian baru Covid-19 dari luar negeri melalui simpul transportasi bandara.

"Penambahan fasiltas PCR ini perlu dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu para penumpang yang tiba di Soekarno-Hatta dalam menjalani pemeriksaan kesehatan di sini,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta dan Husein Sastranegara Turun Jadi Rp 495.000

Saat ini kapasitas tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta baru dapat memeriksa sebanyak 200 penumpang per jam. Dengan adanya penambahan fasilitas tes PCR diharapkan bisa memeriksa hingga sebanyak 700 penumpang lebih per jamnya.

Selain menyoroti terkait fasilitas pemeriksaan kesehatan, Budi juga menginginkan dilakukannya pembatasan sementara penumpang kedatangan internasional, sambil menungggu penambahan fasilitas tes PCR dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini untuk mencegah terjadinya kepadatan penumpang di terminal kedatangan internasional.

dia juga meminta adanya integrasi data penumpang pesawat untuk memperlancar proses pemeriksaan kesehatan di kedatangan internasional.

Baca juga: Ada Ambulans Terbang di Bandara Soekarno-Hatta, Dibuka untuk Umum

“Saya telah menginstruksikan Dirjen Perhubungan Udara untuk melakukan integrasi data dengan pemegang Air Operator Certificate/AOC (maskapai). Agar mempersingkat waktu karena penumpang tidak perlu mengisi dokumen lagi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” kata dia.

Sementara itu, Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengatakan tengah menyiapkan laboratorium tes yang siap dalam waktu 2 pekan ke depan.

Laboratorium tes disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta adalah laboratorium tes berstandar Bio Safety Level 2 (BSL 2) sehingga pelaksanaan tes PCR bagi penumpang internasional yang baru mendarat di Terminal 3 dapat dilakukan lebih masif dengan hasil tes diketahui hanya dalam waktu 1 jam.

Baca juga: Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.