Genap Berusia 74 Tahun, Luhut Ungkap Rasa Syukur dan Penyesalan

Kompas.com - 29/09/2021, 06:28 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tengah mengadakan rapat koordinasi secara daring dengan kementerian dan lembaga terkait membahas perkembangan program padat karya, di Jakarta, Senin (15/2/2021). Dokumentasi Facebook Resmi Luhut Binsar PandjaitanMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tengah mengadakan rapat koordinasi secara daring dengan kementerian dan lembaga terkait membahas perkembangan program padat karya, di Jakarta, Senin (15/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 74 tahun pada 28 September 2021.

Melalui akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Luhut mengungkapkan rasa syukur karena masih diberikan kepercayaan mengemban tugas negara.

"Sejujurnya saya tidak pernah merayakan ulang tahun saya sendiri. Namun saya terbiasa merenungi apa saja yang telah saya lakukan dan yang telah saya dapatkan sejauh ini," tulis Luhut.

"Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan YME masih memberikan saya kemampuan sehingga saya masih dipercaya dan diberi kesempatan oleh Presiden @jokowi untuk berkontribusi pada beberapa pekerjaan besar yang strategis seperti TKDN, hilirisasi minerba, sampai penanggulangan Covid-19," sambungnya.

Baca juga: Soal Klaster PTM, Luhut: Kita Lebih Ngeri kalau Generasi Akan Datang Jadi Bodoh...

Ia juga berterima kasih kepada seluruh anggota tim yang membantunya menyelesaikan tugas-tugas negara. Luhut memuji anggota timnya karena memiliki semangat yang besar dalam menjalankan tugas.

Meskipun berbagai tugas sudah diselesaikan, Luhut mengakui tetap ada masalah yang membuatnya membatin. Ia mengungkapkan satu penyesalan terkait penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun tetap saja ada beberapa misi yang sempat terkendala seperti misalnya beberapa bulan lalu kita menghadapi amukan badai pandemi yang parah hingga menyebabkan banyak orang meninggal dunia akibat covid-19. Bagi saya, ini adalah beban tersendiri sampai dalam hati saya berkata 'mengapa saya tidak bisa begitu cepat dalam menangani hal ini?'," ungkapnya.

Oleh karena itu, Luhut mengaku terus berkoordinasi melalui saluran telepon dengan seluruh pemimpin kementerian dan lembaga, serta para kepala daerah, agar penanganan kasus Covid-19 bisa cepat dilakukan.

Baca juga: Luhut Pastikan Kedatangan WNA ke RI Tetap Lewati Prosedur Ketat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.