Sri Mulyani kepada Penerima Beasiswa LPDP: Anda Berutang kepada Negara...

Kompas.com - 30/09/2021, 07:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penerima beasiswa LPDP berutang kepada negara. Sebab, penerima beasiswa ini menjadi kelompok elit yang menikmati dana APBN yang masuk dalam dana abadi pendidikan.

Karena berutang, bendahara negara ini meminta penerima beasiswa membalasnya dengan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah global. Begitu pun memiliki tanggung jawab moral membangun negeri.

"Anda adalah penikmat anggaran belanja negara. Oleh karena itu, Anda berutang dengan negara kita. Utang enggak selalu dibaayar dengan uang, utang dibayar prestasi, reputasi, dan bahkan nanti kontribusinya terhadap republik indonesia," kata Sri Mulyani dalam acara Pembekalan Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia atau BPI LPDP di Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Sri Mulyani: Pemerintah Siapkan Dana Abadi Pendidikan Rp 81,7 Triliun

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan, penerima beasiswa LPDP memegang estafet tanggung jawab untuk terus memperjuangkan cita-cita bangsa saat merdeka baik suka maupun tidak suka.

Cita-cita tersebut tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yakni menjadi negara yang berdaulat, adil dan makmur. Bahkan turut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

"Coba bayangkan Anda punya paspor, punya KTP bahwa saya adalah warga negara Indonesia. Sebuah negara yang diperjuangkan dengan enggak mudah, dengan cita-cita kecil, dan cita-cita luar biasa. Maka saya sampaikan, suka enggak suka, kalian akan memegang estafet tanggung jawab," ucap dia.

Lebih lanjut dia meminta, penerima beasiswa LPDP turut membantu Indonesia menjawab berbagai tantangan, termasuk membuat Indonesia naik kelas menjadi negara berpendapatan kelas menengah atas (upper middle income).

Asal tahu saja, posisi Indonesia dari upper middle income kembali turun menjadi lower middle income karena pandemi Covid-19.

Saat ini bahkan pemerintah berupaya membebaskan Indonesia dari jebakan pendapatan kelas menengah (middle income trap).

"Artinya masih ada PR yang perlu dikejar menjadi negara advance. Banyak negara yang enggak bisa naik dari middle income ke higher income . Anda sebagai penerima privilage, the top of the top, tugas ini di pundak Anda," pungkas Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani Janji Bakal Kendalikan Lonjakan Utang Pemerintah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman KUR BNI 2022

Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman KUR BNI 2022

Whats New
Kata Luhut, Saudi Bakal Siapkan Banyak Duit untuk Investasi di IKN

Kata Luhut, Saudi Bakal Siapkan Banyak Duit untuk Investasi di IKN

Whats New
Contoh Daftar Riwayat Hidup untuk Melamar Pekerjaan

Contoh Daftar Riwayat Hidup untuk Melamar Pekerjaan

Work Smart
Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2022 Versi Forbes

Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2022 Versi Forbes

Whats New
Mendag Lutfi Targetkan 5.000 UMKM di Bangka Belitung Go Digital

Mendag Lutfi Targetkan 5.000 UMKM di Bangka Belitung Go Digital

Whats New
Begini Cara Daftar BCA Mobile Agar Bisa Transaksi dari Rumah

Begini Cara Daftar BCA Mobile Agar Bisa Transaksi dari Rumah

Spend Smart
WanaArtha Life: Nasabah Prioritas Luar Kota Bisa Kirim Surat Permohonan Lewat Email

WanaArtha Life: Nasabah Prioritas Luar Kota Bisa Kirim Surat Permohonan Lewat Email

Whats New
Menteri PUPR: Tiga Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Masyarakat Tak Perlu Memutar Jauh Lagi...

Menteri PUPR: Tiga Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Masyarakat Tak Perlu Memutar Jauh Lagi...

Whats New
Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Whats New
Ternyata Indonesia Punya 'Saham' di IMF, Berapa Persen?

Ternyata Indonesia Punya "Saham" di IMF, Berapa Persen?

Whats New
Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Whats New
MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.