Luhut Pastikan Proyek Tol Cisumdawu dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Rampung

Kompas.com - 01/10/2021, 05:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke DPRD Provinsi Bali, Kamis (12/8/2021) KOMPAS.com/Ach. FawaidiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke DPRD Provinsi Bali, Kamis (12/8/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meninjau titik pembangunan Tol Cisumdawu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan pembuatan mobil listrik di Jawa Barat.

Pada lokasi pertama, Luhut mengunjungi Interchange (IC) Cileunyi dan longsoran Sinarmulya untuk memastikan pembangunan Tol Cisumdawu terus berjalan lancar.

Jalan tol ini melewati Cileunyi, Jatinangor, Rancakalong, Sumedang, Cimalaka, Legok, Ujung Jaya, dan titik akhir di Dawuan.

Baca juga: Luhut Puji Konstruksi Tol Cisumdawu, Hebat Bisa Cepat

Total ruas panjang tol ini mencapai 61,71 kilometer (km) dan segera dirampungkan. Penanganan lereng Dusun Bojongtotor Desa Sirnamulya juga telah dilakukan untuk mendukung kesiapan jalan tol.

"Harapan kita proyek ini akan segera selesai dan tersambung dari Cileunyi sampai Dawuan di akhir tahun 2021, dari dimulai pada tahun 2011 lalu," kata Luhut dalam tinjauan tersebut, dikutip dalam siaran pers, Jumat (1/10/2021).

Luhut yang didampingi Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, dan Wakil Menteri BUMN kemudian mengunjungi lokasi Casting Yard 2 yang memproduksi girder, dilanjutkan dengan kunjungan ke DK43 THK proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, progres proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dioperatori oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China atau KCIC telah mencapai 78,98 persen per tanggal 24 September 2021.

Baca juga: Genap Berusia 74 Tahun, Luhut Ungkap Rasa Syukur dan Penyesalan

Secara kategori, pengerjaan jembatan mencapai 78,25 persen, subgrade works 72,42 persen, dan pengerjaan terowongan telah mencapai 95,22 persen.

"Progres secara keseluruhan sangat baik, saya apresiasi hal itu, beberapa kendala teknis yang perlu diperhatikan, jangan sampai merugikan rakyat sekitar," kata dia.

Usai dari kedua tempat itu, dirinya menyambangi PT SGMW (Wuling Motor Indonesia) di Karawang, Jawa Barat.

Tujuan peninjauan ini adalah untuk mengetahui perkembangan produksi mobil listrik.

Pabrik yang telah diresmikan sejak tahun 2017 tersebut telah memproduksi berbagai jenis mobil dan kini merambah pasar mobil listrik yang ramah lingkungan.

Baca juga: Soal Klaster PTM, Luhut: Kita Lebih Ngeri kalau Generasi Akan Datang Jadi Bodoh...

"Kalau bisa dipasarkan secepatnya akhir 2022, agar masyarakat bisa beralih ke mobil listrik lebih cepat," harap Luhut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.