Kemenhub Batasi Penerbangan Internasional, Maskapai Wajib Terapkan Ini

Kompas.com - 01/10/2021, 11:43 WIB
Suasana di area tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk penumpangd dari penerbangan internasional, Minggu (19/9/2021) malam. Dok. AP II Suasana di area tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta untuk penumpangd dari penerbangan internasional, Minggu (19/9/2021) malam.


JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat aturan penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menjelaskan bahwa ada ketentuan baru yang diterapkan kepada seluruh maskapai, baik Badan Usaha Angkutan Udara Nasional maupun Perusahaan Angkutan Udara Asing.

Maskapai diminta untuk membuat pengaturan penumpang datang dan pelaporan data pada penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta. Kebijakan ini berlaku mulai 30 September 2021.

Baca juga: Ini Prosedur Baru Kedatangan Penumpang Internasional di Bandara Soetta

Pengaturan ini sebagai bagian dari upaya mencegah masuknya varian virus baru Covid-19 ke Indonesia melalui transportasi udara.

"Hal ini juga dimaksudkan agar tidak terjadi antrean pemeriksaan tes PCR dan memastikan kualitas hasil pemeriksaan serta pelaksanaan prosedur karantina berjalan maksimal, sehingga benar-benar setiap penumpang yang datang memenuhi ketentuan yang berlaku", ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Jumat (1/10/2021).

Menurutnya, kebijakan pengaturan dengan pembatasan kedatangan penumpang seperti ini telah banyak dilakukan di beberapa negara lain seperti di Australia, Filipina dan Jepang. Semua dalam rangka menjaga dan mencegah penyebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami meminta pengertian kepada seluruh Badan Usaha Angkutan Udara Nasional dan Perusahaan Angkutan Udara Asing,” ungkap Novie Riyanto.

Baca juga: Perjalanan Internasional Dibatasi Cuma Bisa Lewat Bandara dan Pelabuhan Ini

Ia kembali menegaskan, maskapai wajib melakukan pengaturan penumpang datang dan pelaporan data pada penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta, dengan ketentuan dapat mengangkut penumpang maksimal 90 orang per penerbangan.

“Hal ini perlu dilakukan agar kita bisa melakukan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah masuknya varian virus baru Covid-19 ke Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya itu, Novie Riyanto menambahkan bahwa ada sejumlah kewajiban lainnya bagi maskapai yang mengoperasikan penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.