Anjloknya Harga Telur Ayam Jadi Penyebab Deflasi September 2021

Kompas.com - 01/10/2021, 12:26 WIB
Ilustrasi telur ayam (Dok. Freepik/Jcomp) Ilustrasi telur ayam

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2021 mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.

Salah satu penyebab utamanya adalah penurunan harga telur ayam.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, dari 11 kelompok pengeluaran tercatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi terbesar yakni -0,47 persen.

Baca juga: BPS: September 2021 Deflasi Sebesar 0,04 Persen

Adapun andil kelompok ini terhadap deflasi nasional adalah -0,12 persen.

"Deflasi pada bulan September 2021 yang sebesar 0,04 persen utamanya dipengaruhi kelompok makanan, minuman, dan tembakau," ujar Margo dalam konferensi pers virtual, Jumat (1/10/2021).

Ia menjelaskan, pada kelompok tersebut, komoditas yang jadi penyebab deflasi adalah telur ayam ras dengan andil sebesar 0,07 persen, cabai rawit 0,03 persen, dan bawang merah 0,03 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, komoditas yang menghambat deflasi atau mengalami inflasi yakni minyak goreng dengan andil 0,02 persen, serta sawi hijau, rokok putih, daging ayam ras, dan rokok kretek filter dengan andil masing-masing 0,01 persen.

"Jadi komoditas penyebab utama Deflasi September adalah telur ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah," kata Margo.

Baca juga: Telur Ayam Cage-Free Mulai Dilirik Restoran, Apa Itu?

Data tersebut berdasarkan hasil pemantauan BPS di 90 kota di Indonesia sepanjang September 2021, di mana ada sebanyak 56 kota mengalami deflasi, sementara 34 kota mengalami inflasi.

Pantauan BPS menyebut, deflasi tertinggi terjadi di Gorontalo sebesar 0,90 persen dan deflasi terendah di Palu sebesar 0,01 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.