Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Seaplane untuk Wisata Indonesia

Kompas.com - 01/10/2021, 12:40 WIB
Terbang menggunakan pesawat amfibi (seaplane) Maldivian Airline menuju Niyama Private Islands di Maladewa. NOVA DIENTerbang menggunakan pesawat amfibi (seaplane) Maldivian Airline menuju Niyama Private Islands di Maladewa.

Dalam webinar tersebut juga terungkap bahwa pengorganisasian dalam mengelola Seaplane di Australia dikelola dengan sangat praktis dan dengan cara yang memudahkan. Atas dukungan pemerintah Australia, misalnya maka kolom udara di Kawasan Sydney Harbour dalam batas tertentu, sampai ketinggian 1000 – 1500 kaki didelegasikan secara penuh untuk pariwisata.

Dalam hal ini tentu saja pengaturan penerbangan Seaplane tetap diberlakukan standar keselamatan penerbangan Internasional dengan pembatasan jumlah pesawat yang beroperasi.

Baca juga: Gubernur BI: Wisata Bahari Harus Kelas Premium

Dari catatan pengalaman penerbangan Seaplane di Kawasan wisata Australia tercatat sangat sedikit terjadinya kecelakaan. Pada intinya adalah pengelolaan dalam kerjasama biro pariwisata dan pihak pengelola penerbangan lokal harus berada ditangan mereka yang kompeten dan profesional.

Pada pengembangan penggunaan Seaplane di lokasi wisata air di Indonesia, kerja sama dari instansi terkait pasti dibutuhkan. Setidaknya otoritas penerbangan nasional, dalam hal ini Kementrian perhubungan dan dinas pariwisata daerah serta instansi terkait lainnya perlu mempersiapkan diri.

Kita memiliki cukup banyak lokasi wisata air yang pasti akan menjadi lebih menarik dengan di operasikannya Seaplane disitu. Untuk beberapa daerah tertentu yang lokasinya berdekatan seperti Bali, Lombok dan Labuan Bajo, maka selain penerbangan lokal, akan berkembang pula penerbangan point to point antar lokasi menggunakan Seaplane.

Tantangannya adalah terutama pada aspek koordinasi antar instansi di pusat dan daerah yang akan menentukan keberhasilan pengembangan wisata air menggunakan Seaplane. Semoga Sukses !

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.