Apa Saja Struktur Organisasi Perusahaan? Ini Contoh dan Fungsinya

Kompas.com - 04/10/2021, 16:39 WIB
Ilustrasi membangun brand untuk bisnis. PEXELS/FAUXELSIlustrasi membangun brand untuk bisnis.


JAKARTA, KOMPAS.com – Informasi seputar struktur organisasi perusahaan penting dipahami sebagai landasan dalam membangun sebuah bisnis, terlepas dari apapun sektor yang digeluti perusahaan tersebut.

Pasalnya, struktur organisasi perusahaan yang ideal menjadi salah satu penentu efektivitas kinerja dari orang-orang yang menjalankan persuahaan tersebut.

Karena itu, mengenal apa saja struktur organisasi perusahaan, termasuk mengenai manfaat dan fungsi struktur organisasi perusahaan untuk membangun bisnis ini menjadi hal penting.

Baca juga: Apa Itu Marketplace dan Bedanya dengan Toko Online Maupun E-Commerce?

Tak ayal, sejumlah pertanyaan terkait hal ini selalu banyak dicari masyarakat. Berikut ini sejumlah pertanyaan yang kerap muncul mengenai struktur organisasi perusahaan:

  • Apa saja struktur organisasi perusahaan?
  • Apa tujuan struktur organisasi perusahaan?
  • Bagaimana cara membuat struktur organisasi perusahaan?
  • Bagaimana pembagian struktur organisasi sebuah perseroan terbatas?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak ulasan berikut ini agar benar-benar memahami apa itu struktur organisasi perusahaan dan kenapa dibutuhkan.

Definisi dan tujuan struktur organisasi perusahaan

Secara umum, struktur organisasi perusahaan adalah susunan atau tingkatan yang berisi pembagian peran dan tugas tiap individu berdasarkan jabatan dalam sebuah perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, struktur perusahaan digambarkan dalam bentuk bagan atau sebuah garis hirarki yang mendeskripsikan komponen-komponen yang menyusun perusahaan.

Dengan adanya struktur tersebut, setiap individu atau Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkup perusahaan tersebut memiliki posisi dan fungsinya masing-masing.

Baca juga: Sering Dinantikan Investor, Apa Itu Dividen?

Tujuan dibentuknya struktur organisasi perusahaan adalah agar memudahkan distribusi penugasan atau tanggung jawab dalam menjalankan sebuah perusahaan.

Keberadaan struktur organisasi perusahaan akan memperjelas batas peran dan tanggung jawab dari masing-masing orang yang bekerja di perusahaan.

Artinya, struktur organisasi yang tertata sesuai fungsinya dan optimal juga akan membesarkan perusahaan.

Sebaliknya, jika struktur organisasi tidak tertata dengan baik, jalannya roda perusahaan juga berpotensi macet.

Contoh struktur organisasi perusahaan

Setiap perusahaan pasti memiliki struktur organisasi. Meski begitu, umumnya terdapat perbedaan antara struktur organisasi perusahaan kecil dan perusahaan yang sudah tergolong besar.

Secara sederhana, struktur perusahaan terbagi atas dewan direksi dan dewan komisaris. Baik dewan komisaris maupun dewan direksi memiliki susunan yang berbeda-beda.

Hal ini biasanya diatur dalam aturan perusahaan atau yang tercatat dalam akta pendirian perusahaan yang disahkan saat perusahaan tersebut resmi berbadan hukum.

Baca juga: Salah Satu Jenis Strategi Investasi, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Cara membuat struktur organisasi perusahaan yang baik adalah dengan menyesuaikan dengan kebutuhan dari perusahaan tersebut.

Karena itu, bukan tidak mungkin pada sebuah perusahaan seperti perseroan terbatas, terdapat anggota dewan komisaris yang merangkap sebagai pengurus atau dewan direksi perusahaan.

Perlu diperhatikan, struktur organisasi yang mudah dibuat dan diterapkan di dalam perusahaan adalah berdasarkan pola kerja dan tanggung jawab di dalam perusahaan tersebut.

Terdapat sejumlah hal yang perlu diingat dalam menentukan struktur organisasi persuahaan sebagai berikut:

  • Penentuan kejelasan job description karyawan
  • Pastikan ada kejelasan garis koordinatif dan/atau instruktif dalam struktur
  • Sesuaikan dengan kebutuhan untuk membantu mencapai target perusahaan

Selanjutnya, simak ulasan mengenai sejumlah posisi yang masuk dalam struktur organisasi perusahaan berikut ini.

Dewan komisaris

Dewan komisaris dalam sebuah perusahaan biasanya tidak banyak mencampuri urusan teknis perusahaan, tetapi lebih sebagai pengawas dari dewan direksi.

Susunan dewan komisaris juga bisa diisi oleh orang-orang yang dijadikan representasi dari pemilik atau perwakilan pemilik perusahaan tersebut.

Dengan kata lain, pemilik modal perusahaan bisa menempatkan dirinya sendiri atau perwakilannya dalam jajaran komisaris perusahaan.

Karena itu, dalam sebuah perusahaan banyak juga dewan komisaris yang merangkap sebagai direksi perusahaan.

Direksi

Direksi merupakan sekelompik orang yang bertanggung jawab dan memiliki wewenang dalam mengurus sebuah persuahaan, termasuk perseroan terbatas.

Jajaran direksi merupakan bagian terpenting dalam sebuah perusahaan. Karena itu posisi direksi berada di paling atas dari seluruh jabatan untuk membawahi bagian-bagian tertentu.

Baca juga: Apa Itu Deflasi: Pengertian, Penyebab, Dampak Buruk, dan Contohnya

Umumnya satu perseroan memiliki direktur utama, wakil direktur utama, serta beberapa direktur yang bertugas di bawah direktur utama.

Pada struktur organisasi perusahaan, jajaran direksi memiliki wewenang untuk mengambil keputusan terhadap perseroan, terutama mengenai hal-hal yang menyangkut target dan rencana perusahaan.

Direktur utama

Direktur Utama adalah pucuk pimpinan sebuah perusahaan atau yang biasa disebut juga dengan istilah CEO perusahaan. Ibarat pesawat, direktur utama adalah seorang pilot, atau nahkoda pada kapal laut.

Direktur utama merupakan orang yang memiliki wewenang dalam merumuskan dan menetapkan suatu kebijakan serta program umum perusahaan.

Praktis, direktur utama juga berperan dalam memajukan perusahaan dan mengembangkan perusahaan selain seluruh jajaran direksi yang ada pada struktur organisasi perusahaan.

Direktur utama merupakan orang yang juga memiliki kewenangan untuk mengembangkan sumber pendapatan, memimpin dan bertanggung jawab atas semua dewan dan komite eksekutif, termasuk dewan komisaris.

Karena itu, direktur utama harus memiliki ide-ide yang bermanfaat untuk perusahaan serta mewakili perusahaan ketika harus bekerja sama dengan perusahaan lain.

Direktur

Jabatan direktur berada di bawah direktur utama. Biasanya dalam sebuah perusahaan terdapat 3 sampai 6 direktur yang membawahi bidang-bedang berbeda.

Penentuan jabatan direktur bisa dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan perusahaan. Umumnya, dalam sebuah perusahaan terdapat direktur operasional, direktur pemasaran, direktur keuangan, direktur teknologi, dan sebagainya.

Tugas dari direktur tergantung kepada bagian yang dipimpin sesuai tupoksi bidang yang dibebankan terhadapnya.

Baca juga: HPP Adalah Harga Pokok Produksi, Simak Definisi dan Perhitungannya

Misalnya saja direktur operasional, bertugas mengkoordinasikan pengoperasian perusahaan sehari-hari. Sedangkan direktur keuangan memiliki tugas untuk mengatur keuangan perusahaan.

Kemudian direktur pemasaran bertugas untuk mengatur proses pemasaran suatu produk yang dibuat oleh perusahaan. Adapun direktur teknologi bertugas untuk mengatur seluruh proses teknologi yang terlibat jika perusahaan tersebut bergerak di bidang teknologi.

Direktur juga biasanya mempunyai wewenang untuk mengangkat, mengganti, dan memberhentikan karyawannya.

Dalam sejumlah contoh struktur organisasi perusahaan, istilah direktur bisa juga diganti dengan jabatan manajer. Ini biasanya ada pada struktur organisasi perusahaan kecil yang hanya memiliki direktur utama dan jajaran manajer.

Jabatan manajer adalah jabatan yang bertanggung jawab untuk mengintregasikan macam-macam variabel dan karakteristik dari pegawainya dalam mencapai tujuan perusahaan.

Tugas dari manajer pada struktur organisasi perusahaan adalah membuat pengarahan dan keputusan, kebijakan, supervisi, dan mengembangkan potensi karyawan agar dapat memajukan perusahaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.