KILAS

Jokowi Minta Mentan dan Gubernur Papua Barat Tingkatkan Kapasitas Produksi Pertanian

Kompas.com - 04/10/2021, 17:19 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan penanaman jagung bersama petani di Kelurahan Klamasen Distrik Mariat Kabupaten Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021).
DOK. Humas KementanPresiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan penanaman jagung bersama petani di Kelurahan Klamasen Distrik Mariat Kabupaten Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021).

KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Provinsi Papua Barat memiliki potensi besar sebagai daerah produsen utama komoditas pertanian di Indonesia Timur.

Untuk diketahui, Papua Barat memiliki 11.000 hektare (ha) lahan jagung dan 7 juta ha untuk tanaman pangan dan hortikultura.

"Lahan di sini memang cukup luas tapi yang termanfaatkan maksimal hanya 33 persen. Karena itu tadi saya meminta kepada Menteri Pertanian dan Gubernur Papua Barat untuk meningkatkan kapasitas produksi," katanya.

Dia mengatakan itu saat melakukan penanaman jagung bersama petani di Kelurahan Klamasen Distrik Mariat Kabupaten Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021).

Jokowi juga meminta pihak terkait mengubah sistem tanam dari yang satu kali tanam dalam setahun menjadi dua atau tiga kali dalam setahun. Menurutnya, hal tersebut supaya kebutuhan pangan bisa disiapkan dari tanah Papua sendiri.

Baca juga: Saat Jokowi, Puan, dan Mentan Jajan Jagung Pinggir Jalan di Sorong

"Saya juga mengajak kepada petani-petani milenial untuk diberikan kesempatan sebagai motor penggerak di sektor pertanian ini," imbuhnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Jokowi meyakini, petani milenial yang mendapatkan kepercayaan akan mampu menciptakan ketahanan pangan, utamanya di Papua Barat.

"Saya tadi juga melihat penggunaan teknologi pertanian, kemudian juga akan diberikan akses untuk modal usaha, juga saluran irigasi cacingnya (TAM) akan diperbaiki Kementerian Pertanian dan juga pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan teknologi Pertanian," ujarnya.

Dengan itu semua, Jokowi berharap ada peningkatkan produktivitas, utamanya komoditas yang ditanam, yaitu jagung.

Pasalnya, kebutuhan jagung, baik untuk pangan maupun pakan ternak masih memerlukan tambahan.

Baca juga: Jokowi Janji Bangunkan Rumah untuk Sejumlah Warga Asmat

Untuk diketahui, pada 2020 produksi Kabupaten Sorong mencapai 2.690 ton gabah kering giling setara dengan 1.543 ton beras. Kemudian untuk jagung, pada 2020 diperkirakan mencapai 775 ton.

Pada kesempatan ini, Jokowi didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, serta Bupati Sorong Johny Kamuru menanam jagung di lahan seluas 8 ha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.